Warga Berharap Pembatas Median Jalan PM Noor Samarinda Lebih Tinggi

Hindari Jatuhnya Korban, Arif : Berharap Lebih Tinggi

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Pembongkaran pembatas median jalan di Jalan PM Noor, Kelurahan Samarinda Utara, Kaltim, masih terus berlangsung. Median jalan ini dibongkar lantaran membahayakan pengendara yang melintas di jalur tersebut. Bahkan pada Kamis (11/3/2021) lalu, Pukul 23:00 Wita seorang pengendara motor tewas setelah menabrak pembatas ini.

Sejumlah petugas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Timur tengah melakukan pembongkaran pembatas median, setelah dibongkar petugas segera memasang rambu lalu lintas dan menanam tongkat sebagai  penanda tengah jalan yang terlihat pengendara yang melintas.

Salah seorang warga mendukung pembongkaran pembatas median, karena memurutnya pembatas median jalan yang ada tidak terlihat terutama saat malam. Hal ini karena sangat rendah, dan berwarna gelap.

“Kalau kecelakaan akibat median dan jalan rusak itu sudah tidak terhitung. Paling sering terjadi pada malam hari, karena minim penerangan,” kata Arif kepada DETAKKaltim.Com, Rabu (31/3/2021).

Namun Arif mengatakan kurang setuju jika meniadakan pembatas median jalan di jalur tersebut, ia setuju jika median yang sekarang diganti dengan median yang lebih terlihat dan tinggi. Sebab dengan lajur jalan dua arah ini akan membahayakan sekali karena banyak kendaraan besar yang melintas, jika tidak ada pembatas yang jelas dan terlihat.

“Yang ada ini kan rendah jadi jika air pasang maka akan terendam dan membahayakan apalagi mobil kecil. Harapan saya setelah dibongkar lalu dibuatkan lagi lebih tinggi, dan lebih baik agar pengguna jalan lebih aman dan nyaman saat melintas,” lanjut Arif.

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda Herwan Rifai menjelaskan, pembongkaran sendri mengacu pada surat dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan  Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur.

Baca juga:  Tertibkan Pedagang Pasar Segiri, Siap-Siap Pasar Lainnya

“Pembongkaran dilakukan setelah banyaknya keluhan warga atas median jalan. Terlebih adanya korban jiwa,” ucap Herwan saat dikonfirmasi.

Setelah median jalan dibongkar, sebagai pengganti rencananya akan diberi garis marka jalan double line sebagai pembatas jalur yang fungsi secara hukum sama dengan pembatas median jalan. Tak hanya itu, jalan PM Noor yang berlobangpun segera diperbaiki. (DK.Com).

Penulis : Setyo Wahyu Aditya

Editor : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.