Sukanya Saat Dapat Bayaran Tinggi, Sekali Manggung DJ Hielz Dibayar Rp7,5 Juta

Disk Jockey atau yang sering disebut DJ adalah salah satu dari sekian banyak profesi yang banyak diminati kalangan muda sekarang. Fungsi DJ sendiri memberikan hiburan kepada orang-orang dengan alunan musiknya di club-club malam, resepsi pernikahan, dan acara lainnya.

DJ Hielz Morenzio mengajari seorang anak didiknya. (foto : FA)

Hilda Chariska Sari yang biasa dipanggil DJ Hielz Morenzio (41) kali ini menjadi bintang tamu di UNTOLD STORY DETAKKaltim.Com. Kepada Tim UNTOLD STORY DETAKKaltim.Com, ia menceritakan sekelumit perjalanan karirnya, yang tidak pernah diceritakan kepada siapapun sebelumnya. Harapannya, semoga bisa memberikan inspirasi kepada yang lain dalam menjalani kehidupannya.

Untuk bertemu Dj Hielz, Tim UNTOLD STORY DETAKKaltim.Com harus buat janji terlebih dahulu. Namun karena kesibukannya, janji bertemu itupun sempat diundur sehari.

Profesi DJ seringkali mempunyai stigma yang negatif pada umumnya, mendengar kata DJ biasanya identik dengan kehidupan malam yang dipenuhi kerlap-kerlipnya lampu disko, alkohol, dan para penari di sebuah club malam. Akan tetapi tidaklah mudah menjadi seorang Disk Jockey, butuh kerja keras untuk terampil dan bisa menyuguhkan musik yang nyaman didengar, dan dinikmati orang-orang penikmat musik menghentak.

“Karena suka musik, ingin terkenal, dan dari tahun 2002 waktu umur 22 tahun saya sudah menggeluti dunia DJ sampai sekarang ini,” penuturan ibu dari 5 anak ini kepada UNTOLD STORY DETAKKaltim.Com, Kamis (18/3/2021) Pukul 16:30 Wita di studionya yang berlokasi di Jalan DI Panjaitan Samarinda, Kaltim.

Tidak kenal lelah dan mencintai profesinya, wanita yang juga menjadi Ketua Pengurus Daerah Persatuan Disk Jockey Indonesia ( PDJI ) Provinsi Kalimantan Timur ini, mengajar les privat anak-anak didiknya.

“Dianggap garis kiri dan kadang suka telat bayarannya itu sedihnya. Kalau sukanya ya kalau dapat bayaran tinggi,” kata Hilda saat bercerita suka duka menjadi seorang DJ.

Niko adalah salah satu dari 180 anak didik DJ Hielz. Niko berasal dari Bengkulu, ia datang jauh-jauh untuk menimba ilmu DJ ke Samarinda.

Baca juga:  Satu Dalam Pencarian, Komplotan Pencuri Excavator Diamankan Polisi

“Tarif Lesnya Rp3,5 Juta. Itu 28 kali pertemuan, dan sekarang saya sudah 12 kali pertemuan,” ungkap Niko saat ikut diwawancarai di studio AS8 BORNEO tempat DJ Hielz Morenzio.

Seorang DJ pun, kata Hielz, mempunyai tarif manggung tersendiri, tergantung kontraknya dengan pihak club malam tempatnya manggung. Atau berdasarkan ketenaran, karena kepiawaiannya menghibur para pengunjung.

“Saya pernah sampai manggung di Club Mekar daerah Lombok, bahkan tandang ke Papua juga pernah. Untuk tarif itu dulu sebelum Corona melanda ada yang nyampai Rp7,5 Juta. Kalau sekarang ya Rp5 Juta sekali manggung,” ungkap DJ Hielz Morenzio.

Disinggung sampai kapan akan melakoni profesi ini, DJ Heilz enggan menjawabnya. Namun yang pasti, saat ini ia sangat menikmati profesinya.

“Berkreasi apa yang diinginkan dan eksekusi. Berkarya dan menghibur dengan menjadi DJ itu tidak ada salahnya, bahkan dapat pahala,” kata DJ Hielz Morenzio yang berkulit putih dan energik ini berpesan, seraya menutup perbincangan dengan Tim UNTOLD STORY DETAKKaltim.Com. (DK.Com)

Penulis : FA

Editor   : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.