Bos Gepeng Ngumpet Saat Digrebek, Satu Diciduk dengan “Pasukannya”

Agustianto : Malam Ini Kami Meringkus Gepeng dan Koordinatornya

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Sukses menggulung komplotan Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) beberapa hari lalu di Jalan Perintis dan Jalan Gerilya, jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kota Samarinda kembali melakukan penggrebekan penampungan Gepeng. Kali ini di kawasan Jalan Damanhuri, Gang Masjid dan Jalan S Parman, Rabu (17/3/2021) dini hari sekitar Pukul 01:00 Wita.

Kabid Perundang-Undangan Satpol PP Samarinda Agustianto Mardani menjelaskan, jika petugas di lapangan sudah mengintai gerak gerik dari Koordinator Gepeng dari siang hari. Kemudian saat Koordinatornya berada di rumah, petugas lapangan segera mengarah ke kediamannya di Jalan Damanhuri, Gang Masjid, untuk melakukan penangkapan.

“Dari tadi sore petugas kami di lapangan sudah melakukan pengintaian, kemudian secara mendadak kami dihubungi untuk segera bergabung di Mako menuju ke lokasi penggrebekan. Lalu kami mengarah ke Jalan Damanhuri di Gang Masjid, dan kami temukan 1 orang Koordinator Gepeng dan 3 orang anggotanya di rumah,” ucap Agustianto Kepada DETAKKaltim.Com.

Setelah diperiksa oleh petugas, ternyata koordinator tersebut sudah pernah ditangkap sebelumnya dan pernah disidangkan. Namun kini ia kembali mengulangi perbuatannya, yaitu memperkaya dirinya dengan belas kasihan orang lain.

“Koordinatornya ini bernama Shodik, dia sudah pernah kita sidangkan dan ini kali kedua kami tangkap, dan saya berharap nanti di persidangan itu bisa mendapat sanksi lebih berat,” lanjut Agustianto.

Ketua RT setempat membenarkan, jika memang di rumah tersebut ditempati oleh beberapa orang yang sebelumnya tidak pernah membuat laporan kepadanya.

“Mereka kurang lebih sudah 3 bulan di sini dan memang tidak pernah laporan ke saya. Setahu saya mereka di situ 4 orang, jadi baru beberapa hari ini saya tahu kalau mereka itu meminta-minta di jalan,” ucap Muhammad Said, Ketua RT 63, Kelurahan Mugirejo.

Baca juga:  Gubernur Kaltim Sambut Pendaratan Pertama Garuda Indonesia di APT Pranoto  

Selanjutnya petugas bergerak ke Jalan S Parman, dan target berada di dalam rumah. Namun sudah mengetahui kedatangan petugas, sehingga target bersembunyi di dalam rumah dan tidak membukakan pintu rumahnya.

“Ya target bersembunyi di dalam dan kami tidak mau membuat kegaduhan di tempat tersebut karena hari sudah larut, jadi kami memutuskan untuk melanjutkan esok hari saat target sedang beroperasi,” kata Agustianto.

Disinggung mengenai keterkaitan koordinator dengan 13 Gepeng yang diamankan sebelumnya, ia mengatakan jika memang ada hubungannya.

Berita terkait : Giliran Sarang Gepeng Digaruk Satpol PP Samarinda, Sang Bos Kabur

“Sebenarnya mereka itu berasal dari daerah yang sama. Jadi mereka di Samarinda menyebar, kalau kemarin malam kami menangkap hanya Gepengnya saja tidak menemukan koordinatornya, nah kalau malam ini kami meringkus Gepeng dan koordinatornya. Jelas mereka ada hubungannya, karena setelah kami bawa ke kantor mereka sudah saling kenal dan menyapa,” ungkapnya.

Sedangkan modus yang digunakan untuk meminta-minta mereka menggunakan modus baru, sehingga lebih banyak lagi modus yang digunakan para Gepeng tersebut untuk menarik belas kasihan dari orang lain.

“Modusnya sendiri kalau sekarang mereka memakai kotak dengan tulisan “mohon bantuan berobat” atau juga mengatasnamakan bencana alam sampai mengatasnamakan yayasan. Untuk itu kami akan terus melakukan penertiban terhadap Gepeng di Kota Samarinda,” tutup Agustianto. (DK.Com).

Penulis : Setyo Wahyu Aditya

Editor : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.