BREAKINGNEWS! Buaya Muara Bengalon Kembali Terkam Bocah Saat Mandi

Octavianto : Korban Langsung Dibawa ke Dalam Sungai

DETAKKaltim.Com, SANGATTA : Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kelas A Balikpapan Melkianus Kotta melalui Kasi Ops dan Siaga Octavianto, kembali menyampaikan peristiwa mengenaskan. Seorang warga diterkam Buaya di Muara Bengalon, Sangatta, Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur (Kaltim), Rabu (3/3/2021) Pukul 09:30 Wita.

“Mohoan izin melaporkan, kondisi membahayakan manusia, orang diterkam Buaya Muara Bengalon,” kata Octavianto dalam keterangan tertulisnya yang diterima DETAKKaltim.Com Pukul 17:47 Wita.

Kejadian tersebut dilaporkan Efram, anggota Polairud Muara Bengalon pada Pukul 11:30 Wita. Menimpa Dimas (8) jenis kelamin laki-laki dengan lokasi kejadian di Sungai  Tempakul Bengalon.

Kronologis kejadian yang dialami warga yang beralamat di Jalan Sungai Kacong, RT 02, RW 01, Sepaso Selatan, Kutim, sebagaimana dijelaskan saksi Subliyansyah (37) bapak korban dalam keterangannya, pada Pukul 08:30 Wita korban bersama adiknya mandi di tepi Sungai Tempakul.

Sekitar Pukul 09:00 Wita saksi melihat korban ditarik Buaya.

Baca juga : 7 Pawang Tak Mampu Munculkan Buaya Pemangsa Bocah di Bengalon

“Bapak korban langsung menolong tetapi tidak sempat, korban langsung dibawa ke dalam Sungai dan dilaporkan Polairud  Muara Bengalon dan diteruskan laporannya ke Basarnas Kutim,” jelas Octavianto melansir informasi yang diterimanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Polairud Muara Bengalon dan Pos Lanal Bengalon sudah melaksanakan penyisiran di wilayah kejadian namun hasilnya masih nihil.

Mendapat laporan tersbut, Tim Rescue Pos SAR Kutai Timur terjun melaksanakan pencarian terhadap korban. Sejumlah unsur ambil bagian dalam pencarian terhadap korban di antaranya Pos SAR Kutai Timur, Polairud Muara Bengalon, Pos AL Lanal Bengalon, Rapi, Polsek Bengalon, Tagana Kutim, dan warga sekitar.

Bulan Januari lalu, seorang bocah bernama Ardiansyah (8) asal Bengalon, juga menjadi korban serangan Buaya sepanjang 6 meter saat berenang di Sungai Desa Sepaso, RT 5, Kamis (14/1/2021) Pukul 12:00 Wita, mayatnya tidak pernah ditemukan hingga saat ini. (DK.Com)

Penulis : LVL

Leave A Reply

Your email address will not be published.