Ketua Komisi 4 DPRD Kaltim Ingatkan Satgas Masifkan Sosialisasi Prokes

Jelang Dibuka Sekolah Tatap Muka  

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Ketua Komisi 4 DPRD Kaltim Rusman Yaqub meminta Pemprov Kaltim juga Satgas Penanganan Covid-19, memasifkan sosialisasi disiplin Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19.

Hal tersebut, kata Ketua Komisi 4 DPRD Kaltim ini, guna membangun kesadaran publik, jelang pemberlakukan sekolah tatap muka yang direncanakan, dimulai tahun ajaran baru, yakni Juni atau Juli 2021.

“Kalau masyarakat bahu membahu punya kesadaran kolektif untuk betul-betul ketat laksanakan Protokol Kesehatan, maka kami optimis sekolah tatap muka bisa terlaksana,” ungkap Rusman saat dihubungi DETAKKaltim.Com, Jum’at (26/2/2021).

Jika melihat tren kasus di Kaltim, Rusman mengklaim terjadi penurunan jumlah positif berdasarkan laporan harian Satgas Covid-19.

Hanya, kata dia, pemerintah tak boleh lengah dengan tren itu. Perlu dimasifkan lagi sosialisasi Prokes, sebab sebagian masyarakat belum sadar pentingnya penerapan Prokes. Di lapangan masih banyak ditemui orang tak menggunakan Masker.

“Tugas pemerintah itu melakukan perubahan sosial dari belum biasa menjadi biasa. Yang belum bagus jadi bagus. Perlu rekayasa sosial,” tegas dia.

Rusman mengaku selama reses ia sering mendapat keluhan orang tua siswa perihal sekolah dari rumah. Mereka, kata Rusman, ingin segera dimulai sekolah tatap muka, anak bisa belajar lebih efektif.

“Paling dominan dari aspirasi, rata-rata ingin sekolah tatap muka. Karena itu, kami harap tahun ajaran baru, Juli atau Juni sudah bisa tatap muka,” pintanya.

Baca juga : DPRD Kaltim Minta Pemprov Fokus Bangun Jalan Pertanian

Rusman meminta perlu dilakukan persiapan jelang pemberlakukan sekolah tatap muka. Terutama membangun kesadaran kolektif publik, memahami penting Protokol Kesehatan, khusus Bidang Pendidikan.

“Jangan dianggap sepele. Pemerintah sering kali menggampangkan banyak hal. Seolah selama ini rakyat sudah tahu semua,” tegas dia.

Rusman menampik, sosialisasi yang dilakukan Pemprov juga Satgas Covid-19 disebut gagal. Hanya, perlu dimasifkan.

“Perlu jalan terus (sosialisasi). Lebih masif lagi. Jangan kerja sedikit, pemerintah seolah merasa bekerja maksimal. Nyatanya, masyarakat belum banyak sadar. Banyak nggak pakai Masker. Kesadaran publik saja belum terbentuk, apalagi penegakan hukum,” tutup politisi PPP. (DK.Com)

Penulis : Zaki

Editor   : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.