Tertipu Aplikasi Uang Saku, 4 Korban Lapor FKPM Pelita Samarinda

Dani : Laporan Kasus Penipuan Aplikasi Uang Saku

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Dengan kondisi pandemi Covid-19 seperti ini masyarakat berlomba-lomba untuk mencari uang tambahan dengan berbagai cara, salah satunya ialah dengan menjalankan aplikasi “Uang Saku” yang menawarkan keuntungan yang menggiurkan. Namun ironisnya, para pengguna aplikasi tersebut merasa tertipu lantaran aplikasinya sudah tidak beroperasi lagi.

Dani Sofyan, anggota FKPM Pelita Samarinda menjelaskan, 4 orang yang merasa tertipu tersebut mendatangi Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Pelita, guna melaporkan hal tersebut karena keempat orang tersebut kehilangan uang sebesar Rp22 Juta.

“Iya, kami mendapat laporan kasus penipuan oleh aplikasi Uang Saku. Mereka kami kumpulkan, termasuk admin yang berada di Kota Samarinda. Tapi ternyata setelah ditelusuri aplikasi tersebut telah berhenti beroperasi sekitar 3 tahun lalu dari pusat, dan adminnya juga merasa tertipu karena ia juga sudah banyak mengeluarkan uang untuk aplikasi tersebut,” ucap Dani kepada DETAKKaltim.Com, Selasa (23/2/2021).

Guna melanjutkan laporan dari korban, pihak FKPM akan mengumpulkan mereka yang tertipu karena aplikasi Uang Saku. Dan menyarankan untuk segera melapor ke instansi, yang lebih berhak menerima laporan kasus ini.

Baca juga : Orang Tua Sering Bertengkar, Seorang ABG Terlibat Prostitusi Online

“Mungkin korban penipuan ini banyak dialami oleh yang lain namun tidak melapor, jadi kami menghimbau kepada masyarakat yang sudah tertipu untuk segera melapor. Kami juga mengarahkan ke Diskominfo Samarinda, untuk kemudian mempertanyakan terkait penipuan aplikasi tersebut,” lanjut Dani.

Aplikasi Uang Saku tersebut beroperasi dengan cara pengguna diminta untuk registrasi, dengan membayar Uang Rp200 Ribu untuk tingkat VIP 1. Jika registrasi tersebut berhasil, mereka harus menjalankan misi untuk nonton video sebanyak 19 kali sehari, dan dibayar Rp8 Ribu per hari yang Uangnya langsung ditransfer admin Uang Saku ke rekening member. Kemudian jika ingin ikut VIP selanjutnya dengan level lebih tinggi, untuk pendaftarannya semakin mahal tetapi keuntungannya juga semakin besar.

FKPM Pelita menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati jika memilih bisnis, apalagi dengan sistem deposit terlebih dahulu agar nantinya kejadian ini tidak terulang kembali. (DK.Com).

Penulis : Setyo Wahyu Aditya

Editor : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.