Orang Tua Sering Bertengkar, Seorang ABG Terlibat Prostitusi Online

Dani : Kita Amankan Anak Tersebut

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Kelurahan Pelita mengamankan Bunga Sedap Malam (BSM), bukan nama sebenarnya, seorang Anak Baru Gedek (ABG) yang masih berstatus pelajar Kelas 9 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Samarinda, lantaran diduga terlibat dalam prostitusi online.

Berawal dari laporan orang tua yang  melapor ke pihak FKPM Pelita jika anaknya sudah beberapa hari tidak pulang ke rumah, dan mencurigai jika anaknya berada di salah satu hotel melati di Samarinda. Setelah berhasil menjemput BSM, anggota FKPM segera melakukan interogasi terhadap BSM.

Menurut BSM, ia mengakui bahwa telah menjual diri karena membutuhkan biaya hidup ketika sedang berada di luar rumah. Ia juga mengaku sering tidak berada di rumah lantaran merasa tidak nyaman di rumah, karena kedua orang tuanya sering bertengkar.

“Kita amankan anak tersebut setelah mendapat laporan dari orang tuanya bahwa curiga anaknya tersebut sedang berada di salah satu hotel, anak tersebut mengaku sudah 6 kali melayani tamu untuk kebutuhan hidup di luar rumah,” ucap Dani Sofyan, anggota FKPM Pelita kepada DETAKKaltim.Com, Selasa (23/2/2021).

Baca juga : Impian Warga, Jembatan Amai di Busang Segera Diresmikan

Masih menurut pengakuan BSM, ia mendapatkan tamu dari teman prianya. Temannya tersebut menjajakan BSM melalui Facebook dengan harga Rp500 Ribu untuk sekali kencan.

“Ia mengaku sering melayani tamu-tamunya di guest house dan hotel melati, BSM juga pernah menjadi korban penipuan ketika melayani pria hidung belang. Ia pernah tidak dibayar dan ditinggal begitu saja saat di hotel. Selanjutnya kita membicarakan hal ini dengan orang tua, agar kedua orang tuanya menerima anak tersebut dan BSM berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi,” lanjut Dani.

Dengan maraknya kasus prostitusi online dibawah umur, pihak FKPM Pelita menghimbau kepada seluruh orang tua agar melakukan pendekatan dengan anak agar tidak salah dalam memilih pergaulan, dan selalu memantau lingkungan pertemanan anaknya agar bisa mengantisipasi hal buruk yang bisa terjadi. (DK.Com).

Penulis : Setyo Wahyu Aditya

Editor : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.