Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 611/Awl Laksanakan Patroli Keamanan

Yakinkan Situasi Kondusif

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG (Satgas Pamtas RI-PNG) adalah satuan tempur yang dibentuk dalam rangka melaksanakan tugas pengamanan perbatasan wilayah darat RI-PNG di Papua, dalam rangka menjamin tegaknya kedaulatan NKRI dengan tugas pokok mengamankan perbatasan RI-PNG, mencegah pergeseran patok, mencegah kegiatan illegal di wilayah perbatasan, mencegah aksi-aksi Gerakan Separatis Papua Bersenjata (GSPB) dan menyelenggarakan pemberdayaan wilayah pertahanan di perbatasan RI-PNG.

Ini yang dilakukan Satgas Pamtas Yonif 611/Awang Long Pos Kalimaro Distrik Bupul, yang memiliki tugas pokok menjaga kedaulatan NKRI dan keamanan di wilayah perbatasan RI – PNG, melaksanakan Patroli Keamanan. Demi mewujudkan situasi yang kondusif dan aman, Satgas Pamtas Yonif 611/Awang Long melaksanakan Patroli Keamanan, Sabtu (13/2/2021)

Pelaksanaan Patroli Keamanan akan dilakukan secara rutin, dan diharapkan tidak terjadi hal-hal yang berbau kejahatan ataupun pelanggaran yang dapat merugikan masyarakat sekitar perbatasan, terkhusus Warga Negara Indonesia.

Patroli Keamanan yang dipimpin Sertu One Aprilangga beserta 9 anggota lainnya, dilaksanakan guna meningkatkan keamanan, kedisiplinan, dan kewaspadaan prajurit dalam hal apapun untuk menjaga perbatasan RI-PNG.

Berita terkait : Danrem 091/ASN Berangkatkan Satgas Pamtas RI-PNG

“Kegiatan Patroli Keamanan ini akan dilaksanakan oleh semua pos-pos yang berada di bawah Satgas Pamtas Yonif 611/Awang Long Kolakops Korem 174/ATW secara bertahap, bertingkat, dan berlanjut. Dan ini merupakan tugas tanggung jawab sekaligus pengabdian yang harus dikerjakan dengan tulus dan ikhlas, demi menjaga tegaknya keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Dansatgas Yonif 611/Awang Long Mayor Inf Albert Frantesca dalam rilis tertulisnya yang diterima DETAKKaltim.Com Pukul 12:33 Wita. (DK.Com)

Sumber : Yonif 611/Awl

Editor    : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.