JNE Gorontalo Distribusikan Bantuan Korem 133/NWB

Bantuan untuk Korban Gempa di Mamuju

DETAKKaltim.Com, GORONTALO : Musibah gempa bumi berkekuatan 6,2 SR yang menimpa wilayah Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene di Provinsi Sulawesi Barat dan sekitarnya, Jum’at 15 Januari 2021 mengakibatkan banyak korban dan kerusakan infrastruktur, sehingga mengundang keprihatinan banyak pihak. JNE yang memiliki semangat tagline “Connecting Happiness”, berupaya untuk merespon kondisi tersebut dengan memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak atas kejadian tersebut.

Seremonial penyerahan bantuan dilakukan di Aula Korem 133 Nani Wartabone, Kecamatan Palubala Gorontalo, Rabu (27/1/2021) dan bantuan diserahterimakan dari Brigjen Czi Bagus Antonov Hardito MA selaku Danrem 133 Nani Wartabone, Gorontalo, kepada perwakilan JNE Gorontalo Taufan Fesa selaku Deputy Branch Head.

Bantuan tersebut akan ditujukan ke Korem 142 Mamuju, Sulawesi Barat, yang diperkirakan sampai pada Jum’at 29 Januari 2021. Selanjutnya bantuan akan disalurkan bertahap untuk masyarakat korban gempa di Mamuju, untuk mengurangi dan memulihkan beban kehidupan mereka.

Bantuan berupa Beras, Peralatan mandi, Obat-obatan, Makanan instan, Selimut, Roti, Air mineral, Pakaian dalam, Tenda, serta Tikar, akan didistribusikan ke Korem Mamuju dan dilanjutkan ke posko-posko dan ke tenda pengungsian yang tersebar di wilayah tersebut. Total bantuan ada sekitar 10 ton lebih yang diangkut menggunakan armada truk JNE ke lokasi gempa.

“JNE berada di tengah-tengah masyarakat dan telah menjadi bagian hidup banyak orang. Oleh karena itu, JNE selalu berupaya agar kehadirannya dapat selalu memberikan manfaat. Apalagi di saat-saat sulit seperti ini, bagi para korban gempa yang masih berada di dalam satu Pulau Sulawesi dimana kantor-kantor JNE berada,” kata Kepala Cabang JNE Gorontalo, Bary Doku.

Selain itu, JNE Gorontalo memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin mendistribusikan logistik bantuan. Saat ini JNE meluncurkan program promo gratis ongkir “Peduli Bencana” dengan syarat : berat kiriman maksimal 10 Kg per kiriman, maksimal 5 kiriman per pengirim, tidak berlaku untuk pengiriman makanan basah, mudah busuk dan cairan, pengiriman bantuan dapat disalurkan ke Posko Bencana Kantor Cabang Utama JNE di seluruh Indonesia.

Baca juga:  Minimalisir Angka Kecelakaan Pelayaran, Dishub Kaltim Bentuk Forum Keselamatan Berlayar

Baca juga : Roadshow 59 Kota, JNE Dukung Kolaborasi Bisnis Online UMKM Samarinda

Pengiriman bantuan akan ditujukan ke Kantor Cabang Utama JNE di tujuan/lokasi bencana (tidak dapat dikirim ke alamat pribadi). Saat ini kiriman bantuan difokuskan untuk bencana di wilayah Sumedang – Jawa Barat, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Barat, yang berlaku dari 21 hingga 31 Januari 2021. Namun tidak menutup kemungkinan untuk bantuan bencana di wilayah lainnya.

Bary menambahkan, bahwa bantuan akan terus disalurkan mengingat kondisi korban yang masih memprihatinkan. Sambil terus memonitor penyaluran barang-barang bantuan, Bary mengungkapkan bahwa pihaknya juga sedang merencanakan pemberian bantuan kembali.

“Kami bahkan berencana untuk menjadwalkan bantuan selanjutnya,” pungkasnya. (DK.Com)

Sumber : JNE

Editor    : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.