Terima Vaksinasi Covid-19 Pertama, Ini Kata Anggota DPRD Samarinda

Puji : Tidak Ada Rasa Apa-Apa, Biasa Saja

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Vaksinasi Covid-19 seperti diketahui telah dimulai, yang diawali oleh Presiden. Lalu Kepala Daerah dan para pejabat, serta para tenaga kesehatan, dimana anggota DPRD Samarinda pertama yang sudah menerima vaksin tersebut adalah Sri Puji Astuti, Ketua Komisi 4 DPRD Kota Samarinda.

Menjawab pertanyaan bagaimana Ibu Puji, sebutan politisi asal Partai Demokrat ini, bisa menerima Vaksin perdana tersebut, coba dijelaskannya kala ditemui di ruangan Komisi 4 DPRD Kota Samarinda, Kamis (21/1/2021).

“Jika masalah kapan anggota DPRD divaksin, bukan wewenang Dewan, karena vaksin pertama memang ditujukan bagi para tenaga kesehatan,“ ujar Puji membuka pembicaraan.

Ia mengaku mendapat Vaksin, karena masuk dalam daftar mewakili DPRD Samarinda, termasuk Ketua DPRD.

“Tapi karena beliau tidak hadir dan kebetulan saya juga Nakes (Tenaga Kesehatan) yang diprioritaskan pertama menerima Vaksin tersebut,” jelas Puji.

Ia menjelaskan lebih lanjut, kenapa tokoh masyarakat yang divaksin duluan, tujuannya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Vaksin tersebut, mengingat banyak berita-berita yang tidak benar tentang Vaksin tersebut.

Terkait pertanyaan kapan anggota DPRD akan divaksin, ia mengatakan tidak tahu persisnya. Karena yang ia baca diberita untuk layanan publik rencananya bulan Maret 2021 dilakukan vaksinasinya.

Puji lalu menjelaskan jika Samarinda mendapatkan keuntungan dari Kalimantan Timur yang mendapatkan jatah kurang lebih 25.000 Vaksin, dan Samarinda mendapat 12.000 Vaksin, menurut Puji itu berarti untuk 6.000 Nakes dan tokoh masyarakat Samarinda.

Berita terkait : Tak Ada Anggota Dewan Terkena Covid-19

“15 juta Vaksin  yang baru datang belum bisa disuntikkan karena masih harus dimasukkan ke BPOM (Balai Pengawasan Obat dan Makanan) jadi tidak bisa dipastikan kapan,“  terang puji.

Ia juga menegaskan, Vaksin tersebut sudah dijamin Presiden gratis. Mengenai permintaan masyarakat yang hendak menentukan Vaksin sendiri, menurutnya, Vaksin ini negara yang menentukan.

Baca juga:  Mengaku Sayang, Oknum Mahasiswa Pembuang Bayi Dibekuk

Puji menerangkan jika untuk tahap kedua vaksinasi Covid tidak tahu kapan, menunggu berita dari pusat.

Kala ditanyakan bagaimana rasanya habis divaksin, ia mengatakan biasa saja.

“Tidak ada rasa apa-apa, biasa saja,” tandasnya. (DK.Com)

Penulis : @my

Editor   : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.