Tutup Tahun, BPKAD Bontang Klaim Tak Ada Utang ke Pihak Ketiga

Amiluddin : Kami Tak Punya Utang Tahun Ini

DETAKKaltim.Com, BONTANG : Tahun Anggaran 2020 akan segera berakhir. Di awal tahun, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bontang bertekad untuk tidak memiliki utang di akhir tahun anggaran. Dan hal itu diklaim BPKAD Bontang bisa terlaksana dengan baik.

“Alhamdulillah, kami tak punya utang di tahun ini, walaupun anggaran banyak dipangkas, tetapi utang pada pihak ketiga tidak ada,” tegas Amiluddin, Selasa (24/11/2020).

Menurutnya, jika salah satu OPD ada yang masih memiliki utang seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (DPUPRK) Bontang terkait pembangunan SPN di Kukar, bukan termasuk utang. Pasalnya, Pemkot Bontang dalam hal ini DPUPRK Bontang hanya berupa bantuan keuangan saja.

“Itu sebenarnya semua Kabupaten/Kota diminta bantuan, dan belum bisa memberikan tahun ini,” ujarnya.

Karena berupa Bantuan Keuangan, maka bisa dilakukan saat ada kelonggaran anggaran. Mengingat Bantuan Keuangan seperti itu disesuaikan dengan kemampuan daerah.

“Dalam bahasa keuangan, tak bisa dijadikan utang jika bantuan. Karena disesuaikan kemampuan anggaran,” ungkapnya lagi.

Namun Amiluddin juga menyebut, jika memang ada kelonggaran anggaran, tak ada salahnya Pemkot Bontang men-support DPUPRK Bontang untuk membantu pembangunan SPN di Kukar.

Baca juga : Bankeu dan DAK Belum Masuk Hitungan APBD Bontang 2021

“Tahun ini aman, tidak ada utang,”pungkasnya.

Akibat Pandemi Covid-19, SKB 2 Menteri mengharuskan Pemkot Bontang melakukan refocusing APBD Tahun Anggaran 2020. Dari APBD Kota Bontang senilai Rp1,7 Triliun dengan dilakukan rasionalisasi anggaran hingga Rp538 Miliar, maka sisa APBD Bontang hanya berkisar Rp1,2 Triliunan.

Sesuai permintaan SKB 2 Menteri. Dimana, belanja barang jasa dipotong 50 persen, dan belanja modal dipotong 50 persen. (DK.Com)

Penulis : Cinhue

Editor   : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.