Bimtek 33 Pelatih Cabor, Penguatan Semangat Bertanding Menuju PON XX Papua

Dikdik : Jangan Sampai Prestasi Turun

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Hari Kedua pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) terhadap Pelatih Cabang Olahraga (Cabor) yang lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua, masih digelar di Aula KONI Kaltim, Kamis (21/10/2020).

Ditemui saat rehat, Konsultan Prestasi Olahraga Dikdik Jafar Sidik yang menjadi narasumber dalam kegiatan Bimtek ini mengatakan, materi hari kedua ini sama dengan materi hari pertama, namun hanya berbeda pelatih Cabor yang mengikuti.

“Materi kita yang pertama itu tentang penguatan semangat untuk bertanding dan komitmen berprestasi di PON, jangan sampai prestasi turun,” jelas Dikdik.

Menurutnya, dengang kondisi seperti yang ada saat ini ada beberapa poin penting yang harus distrategikan. Sebagai konsultan, ia menilai walaupun atlit berlatih secara mandiri namun pengendalian program tetap harus ada melalui program penyesuaian.

“Program penyesuaian inilah yang harus disiapkan dari beberapa poin kemarin, alhamdulillah hasilnya juga sudah terlihat. Ada banyak mamfaat, ada banyak atlit sudah mampu mengaktualisasikan secara kemandirian,” jelasnya lebih lanjut.

Selain itu, terhadap pelatih ia juga menilai sudah ada beberapa yang mampu melakukan pengadministrasian program secara baik. Hal itu terlihat dari laporan bulanannya, meskipun belum seratus persen.

“Sekitar tujuh puluh lima persenlah, tapi kita bisa melihat grafik perkembangan para atlit. Di situ juga diperlihatkan juga laporan-laporan setiap hasil tes untuk kebugaran,” imbuhnya.

Dalam Bimtek selama 2 hari ini, Dikdik mengatakan mencoba menyelaraskan dan menyeragamkan bagaimana format-format penyesuaian ini bisa diimplementasikan di lapangan secara maksimal para pelatih, secara jujur, sportif. Apa yang mampu dilakukan, dan apa yang tidak mampu dilakukan.

“Ke depan kita harus tahu, sebetulnya kemampuan atlit itu seperti apa. Dengan kemandirian inilah kita bisa tahu,” sebutnya.

Menjawab pertanyaan DETAKKaltim.Com berikutnya terkait program prioritas dengan kondisi Covid-19, Dikdik yang sudah tidak asing lagi bagi sejumlah pelatih dan atlit Kaltim mengatakan, sementara ini meletakkan pondasi untuk pengembangan kebugaran untuk para atlit yang harus terus ditingkatkan, jangan sampai turun. Karena kondisi saat ini adalah kondisi kekebalan yang harus dominan.

“Kita harus mempersiapkan atlit ini kondisi yang bugar hingga tingkat kekebalan yang lebih baik, kita berharap atlit sehat sampai nanti masuk ke era yang baru tahun depan,” jelasnya.

Kondisi itu dimana atlit tidak lagi dari nol, kata Dikdik lebih lanjut, tapi memang sudah dalam kondisi terjaga bahkan tingkat pengembangannya sudah lebih baik. Sehingga program-program ini lebih kepada program kebugaran.

Berita terkait : Ketua KONI Kaltim Buka Bimtek Pelatih PON XX

Dikdik diketahui juga menjadi Konsultan Prestasi Atlit PON Kaltim yang akan berlaga di PON XIX Jawa Barat tahun 2016 lalu, dimana Kaltim menempati peringkat 5 besar atau peringkat 1 di luar Pulau Jawa.

Baca juga : Kaltim di PON XIX, Amankan Posisi 5 Siap “Kudeta” Jateng di Peringkat 4

Sehari sebelumnya, Ketua KONI Kaltim Zuhdi Yahya membuka Bimtek yang digelar dua hari, 21-22 Oktboer 2020. Dalam sambutannya ia berharap kegiatan Bimtek Pelatih ini dapat meningkatkan pengetahuan para pelatih.

“Karena itu kami mohon keseriusan teman-teman semuanya para pelatih,” sebutnya saat itu. (DK.Com)

Penulis : LVL

Leave A Reply

Your email address will not be published.