Tracking Survey 75 Hari Jelang Pilkada Paser, Nomor 1 Unggul

Habil : Sisa Suara Murni Yang Diperebutkan Tinggal 22,4%

DETAKKaltim.Com, PASER : Lembaga Survey Kaltim (LSK) merilis hasil survey yang dilakukannya di Kabupaten Paser terhadap 4 pasangan calon (Paslon) Kepala Daerah, yang akan berlaga di Pilkada 9 Desember 2020.

Dalam rilisnya yang diterima DETAKKaltim.Com hari ini, Senin (28/9/2020), Direktur Publikasi dan Advokasi LSK Habil Ngewa menerangkan, survey dilaksanakan dari tanggal 14 – 24 September 2020 melibatkan 54 orang surveyor lapangan yang sudah mendapatkan briefing pelatihan dengan baik.

Sampel seluruhnya dipilih secara acak (probability sampling) dengan frame sampling secara berjenjang (Multy Stage Random Sampling), jumlah responden 540 orang dengan tingkat Margin of Error sebesar 4.38% pada tingkat kepercayaan 95% .

Wawancara malalui tatap muka langsung (face to face interview) dengan memakai kuesioner terstruktur (structured interview). Kontrol kendali mutu (Quality Control)  dilakukan melalui withness (pendampingan) dan spotcheck di 20% responden.

“Spotcheck dilakukan berdasarkan dua hal, yakni kebenaran metodologi dan kedua terhadap kebenaran wawancara,” kata Habil.

Menurut Habil, survey ini berjudul Tracking Survey 75 hari menjelang pelaksanaan Pilkada Paser. Tujuannya, mengukur preferensi pemilih Paser memasuki masa tahapan kampanye resmi oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD).

Lebih lanjut Habil mengungkapkan sejumlah temuan penting dari survei tersebut, di antaranya, Pertama, sebesar 65,2% pemilih menyatakan telah solid dengan pilihannya. Sementara 12,4% sudah memilih tapi masih ada kemungkinan untuk berubah. Sisanya sebesar 22,4% adalah suara yang belum memiliki pilihan alias undecided voters.

“Pesannya adalah, masa kampanye resmi yang tinggal 75 hari hanya menyisakan lebih kurang 32% suara yang diperebutkan oleh para kandidat. Bahkan, dari 32% itu terdapat 10,2% yang mengaku sudah punya pilihan meski bisa saja berubah. Jadi, sisa suara murni yang diperebutkan tinggal 22,4%,” ungkap Habil.

Kedua, lanjutnya, masa pandemi Covid-19 yang belum surut, membuat sebagian masyarakat was-was untuk datang ke TPS. Terdapat 12,3% yang menyatakan kemungkinan takkan datang ke TPS memanfaatkan hak pilih. 35% lainnya masih memikirkan apakah akan datang ke TPS atau tidak. Data ini menunjukkan Voter Turn Out (tingkat partisipasi pemilih) kemungkinan rendah, dari Pemilu-Pemilu sebelumnya.

“Diprediksi ada pertambahan 12,3% pemilih Golput baru dari klaster Covid-19,” jelasnya.

Baca juga : H TONY BUDI HARTONO : FILOSOFI TRUBUS, BERKAH DAN PASER

Ketiga, situasi pemilih hari ini menempatkan pasangan nomor urut 1, H Tony Budi Hartono – H Aji Sayid Fathur Rahman sebagai pasangan yang paling berpeluang memenangkan Pilkada 2020.

Temuan Keempat, lanjut Habil, dua harapan besar masyarakat yang dititipkan kepada pemimpin terpilih nanti adalah membenahi sarana dan prasarana infrastruktur sampai ke pelosok, dan penyediaan lapangan kerja bagi masyarakat.

“Harapan ini mewakili hampir separuh dari masyarakat Paser (49%),” tandasnya. (DK)

Penulis : LVL

Leave A Reply

Your email address will not be published.