Hasil Swab Keluar, Istri dan Anak Plt Bupati Kutim Negatif Covid-19

Puluhan Lainnya Juga Negatif Meski Kontak Erat Kasmidi Bulang

DETAKKaltim.Com, KUTAI TIMUR : Orang-orang terdekat Plt Bupati H Kasmidi Bulang, maupun mereka yang kerap berada di sekelilingnya, kini bisa bernafas lega. Hasil tes swab mereka sudah keluar. Dari 35 orang yang hasil tes swab-nya keluar hari ini 34 orang dinyatakan negatif, Kamis (10/9/2020).

Mereka yang negatif Covid-19 adalah istri, anak-anak Plt Bupati, sopir, ajudan, staf portir di Kantor Setkab Kutim, serta orang-orang yang berada di sekeliling Plt Bupati. Termasuk mereka yang kerap bersama mengawal perjalanan Kasmidi Bulang, bahkan sering satu mobil dan satu hotel dalam perjalanan, juga dinyatakan negatif semua.

Ada satu orang yang dinyatakan positif. Ia merupakan rekanan atau kontraktor di lingkungan Pemkab Kutim dan mengaku bertemu Kasmidi Bulang, Jum’at (4/9/2020) malam di kediaman pribadi di kawasan Patung Burung. Namun yang bersangkutan, melakukan tes swab secara mandiri. Bukan yang terkait dengan kontak erat Plt Bupati.

“Dari hasil swab yang keluar hari ini, ada satu yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Laki-laki 41 tahun. Tidak bergejala. Ia mengaku bertemu dengan Plt Bupati Kutim Jum’at (4/9/2020) malam dan berbicara selama 10 menit kemudian bersalaman,” kata Kadis Kesehatan Kutim dr Bahrani Hasanal, dalam pesan suara yang dikirim, Kamis (10/9/2020).

Baca juga : BREAKINGNEWS! ABK Kapal Batubara Tercebur di Muara Berau

Bahrani mengatakan, pihaknya akan mendalami hasil tracking tersebut. Apakah dari pertemuan singkat tersebut terjadi penularan, atau dari tempat lain. Karena kondisi pasienpun sampai kini baik-baik saja dan sehat.

Sementara itu, mengenai kondisi Plt Bupati Kutim, Bahrani mengatakan dalam kondisi yang sehat dan masih tidak menunjukkan gejala apapun.

“Rencananya 10 hari setelah dinyatakan positif, baru evaluasi swab. Tapi berdasarkan pedoman baru Rev V penanganan Covid -19, orang yang terkonfirmasi positif akan dinyatakan sembuh, bila tidak ada gejala dalam 10 hari,” tutupnya. (DK.Com)

Penulis: RH

Editor: Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.