Diusung 13 Parpol, Neni-Joni Mendaftar ke KPU Bontang Lebih Awal

Neni : Saya Bisa Menjadikan Kota Ini Lebih Baik

DETAKKaltim.Com, BONTANG : Tanggal 4-6 September, tahapan pendaftaran pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sudah dibuka. Di hari pertama jadwal pendaftaran, pasangan calon (Paslon) Neni Moerniaeni-Joni Muslim mendaftar lebih awal dari yang lain.

Neni-Joni mendaftar pada Pukul 09:00 Wita. Bontang yang diguyur hujan sejak Jum’at (4/9/2020) subuh tak menyurutkan semangat Neni-Joni bersama para partai pengusung dan relawannya, untuk bertandang ke Kantor KPU Bontang di Jalan Awang Long.

Pendaftaran berlangsung secara tertutup, hingga tiba proses konferensi pers yang dihadiri puluhan awak media. Neni mengatakan pihaknya sudah menyerahkan berkas pendaftaran dan berkas diterima oleh KPU Bontang, untuk selanjutnya dijadwalkan pemeriksaan kesehatan.

“Alhamdulillah kami diusulkan oleh partai politik yang memiliki kursi yakni ada 8, sebenarnya 13 dengan yang tidak ada kursi di DPRD Bontang. Tentu ini menjadi semangat bagi saya dan Pak Joni, agar Bontang lebih baik lagi,” ujarnya.

Neni menyebutkan, visi misinya yakni menguatkan Kota Bontang sebagai Smart City berbasis Maritim dengan industri yang maju dan modern, sumber daya manusia yang berkualitas, lingkungan hidup yang baik, dengan misi pembangunan di segala sektor.

Neni juga membeberkan keberhasilan pembangunan dan pengelolaan APBD di masa pemerintahannya. Walaupun sejak ia dilantikan 2016 lalu, APBD Kota Bontang mengalami tsunami anggaran, namun Neni bisa bangkit hingga banyaknya pembangunan di segala bidang.

“Saya bisa mengembalikan dana kurang salur di awal kepemimpinan saya. Dengan segala kemampuan saya, Jargas juga bisa terbangun tanpa menggunakan APBD Bontang,” ujarnya.

“Saya bisa menjadikan kota ini lebih baik, bisa melakukan pembangunan meski APBD minim, saya bisa menyejahterakan guru ngaji, pegawai, dan lainnya,” imbuhnya.

Sementara itu, calon Wakil Wali Kota Bontang Joni Muslim yang berpasangan dengan Neni menuturkan, bahwa ia berlatar belakang dari pengusaha. Dimana pengusaha itu dari yang tidak ada bisa menjadi ada. Sehingga ia meyakini bisa membantu Neni memimpin Kota Bontang dengan penerapan seperti pengusaha.

Berita terkait : Pilkada Bontang 2020, Wali Kota Tandantangani NPHD Rp20 Miliar

“Kami akan berkampanye dengan baik, tanpa ada perselisihan. Integritas konstitusional dengan mentaati aturan yang dibuat oleh Undang-Undang. Insya Allah kita akan jalankan sesuai akhlaqul karimah agar mendapatkan pemimpin yang baik untuk Kota Bontang ke depan,” ungkapnya.

Rombonganpun mendaftar ke KPU dengan menggunakan Delman alias Kuda Hias, ratusan simpatisan memadati jalanan sekitar Awang Long. (DK.Com)

Penulis : Cinhue

Editor   : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.