Wali Kota Bontang Launching Smart Jago Digitalisasi Jargas

Neni : Pembayaran Gas Alam Melalui Delivery Channel

DETAKKaltim.Com, BONTANG : Wali kota Bontang Neni Moerniaeni me-launching Smart Jago Digitalisasi Jaringan Gas Kota Bontang melalui Delivery Channel Bankaltimtara. Dalam hal ini yakni sistem pembayarannya bisa melalui delivery channel Bankaltimtara.

Dikatakan Neni, sesuaI dengan perjanjian kerja sama antara PT BPD Kaltim Kaltara Kota Bontang dan PT Bontang Migas dan Energi (Perseroda) tentang pembayaran gas alam Kota Bontang, maka saat ini pembayaran gas alam telah dapat dilakukan oleh seluruh masyarakat melalui delivery channel Bankaltimtara. Dengan jumlah pelanggan saat ini sejumlah 16.366 Sambungan Rumah (SR), dan total pelanggan post paid sejumlah 9.312 SR.

“Pembayaran gas alam melalui delivery channel ini bisa dilakukan di teller seluruh jaringan kantor bank, baik cabang induk, Capem, kantor kas, dan payment point yang telah tersebar tak hanya di Bontang tapi se-Kaltim dan bisa melalui ATM, SMS Banking,” terang Neni di Pendopo Rujab Walikota Bontang, Jum’at (28/8/2020).

Digelarnya acara inipun, kata Neni, untuk memperkenalkan cara pembayaran secara digitalisasi dan online banking kepada konsumen pengguna Jargas, sehingga memudahkan pembayaran dimana dan kapan saja.

Apalagi di tengah pandemi global Covid-19 yang semakin meningkat trennya di Bontang, dan membuat semua masyarakat harus membatasi diri ketika di luar rumah, serta menjaga jarak saat berada di keramaian.

“Ini sebagai solusi pembayaran yang tepat tanpa harus datang ke kantor bank atau ke BME, karena sudah bersifat digital,” ujarnya.

Baca juga : Wali Kota Bontang Launching Kampung Tangguh Nusantara

Atas nama Pemerintah Kota Bontang, Neni berharap seluruh masyarakat Bontang dapat melakukan pembayaran Jargas melalui Bankaltimtara, sehingga tidak ada lagi alasan tunggakan pembayaran karena sistem pembayaran saat ini sudah online.

“Masyarakat harus bisa menyikapi pandemi Covid-19 dengan optimis, karena banyak hikmah yang dipetik dari pandemi ini. Di antaranya kita lebih menjaga kesehatan, sederhana dan disiplin. Jangan jadikan pandemi ini sebagai momok agar kita lemah, kita harus optimis untuk kemajuan kegiatan masyarakat, utamanya kegiatan ekonomi,” pungkasnya. (DK.Com)

Penulis : Cinhue

Editor   : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.