Kabupaten Paser Siapkan Lahan Transmigrasi Untuk 200 KK

Setiap KK Dapat 2 Hektar Lahan

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Indonesia memiliki program memindahkan penduduk dari satu daerah ke daerah lain yang biasa disebut dengan transmigrasi.

Dikutip dari situs Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendesa) yang menyebutkan, transmigrasi tersebut merupakan langkah kongkrit untuk mensejahterakan masyarakat. Pemindahan penduduk biasanya dilakukan dari daerah yang padat ke daerah yang memiliki lahan kosong.

Mendukung program tersebut, Kalimantan Timur melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) menyiapkan 2 hektar lahan untuk satu orang yang akan mengikuti program transmigrasi, yang berlokasi di Desa Keladen, Kecamatan Tanjung Harapan, Kabupaten Paser.

Rudi Sugeng Satrio Kasi Proyek Penelitian Pertanian Menunjang Transmigrasi (P3MT) mengatakan, saat ini sudah ada 40 Kepala Keluarga (KK) yang ditempatkan di Desa Keladen, Kabupaten Paser, dengan rincian 20 KK warga lokal dan sisanya dari Banten, Yogyakarta, dan Lampung.

“Saat ini sudah ada 40 Kepala Keluarga yang sudah mengikuti program transmigrasi di Desa Keladen, Kecamatan Tanjung Harapan, Kabupaten Paser, satu orang dapat lahan dengan rincian lahan pekarangan 0, 25, Lahan Usaha I mendapatkan 0,75, Lahan Usaha II mendapatkan 1 hektar, totalnya untuk satu orang 2 hektar,” ujar Rudi Sugeng Satrio, Rabu (12/8/2020).

Lanjut Rudi, lahan yang disiapkan untuk program transmigrasi di Kabupaten Paser bisa menampung 200 KK, untuk tahun 2020 pihaknya sudah siapkan untuk 50 KK, namun karena adanya wabah Covid-19, program transmigrasi untuk sementara belum bisa dilaksanakan.

“Daya tampung keseluruhan 200 KK, yang sudah ada 2018 kemarin 40 KK. Tahun ini kami sudah siapkan untuk 50 KK, namun karena ada wabah Covid maka diundur untuk 2021,” jelasnya.

Baca juga : Dishut Kaltim Kekurangan Tenaga Penyuluh

Dijelaskan Rudi, program transmigrasi ini bertujuan untuk mengurangi kemiskinan dan kepadatan pendudukan. Menurutnya program ini akan membuka keterisolasian daerah terpencil dan akan membuka akses jalan antar desa. Pihaknya siap memfasilitasi program transmigrasi, apalagi transmigrasi merupakan program strategis nasional.

“Ini program strategis nasional, dengan adanya program ini tentu akan mengurangi kemiskinan dan kepadatan penduduk, serta membuka keterisolasian daerah terpencil, di samping itu program ini akan mendorong swasembada pangan karena menambah areal pertanian,” pungkasnya. (DK.Com)

Penulis : Amin Gladis

Editor   : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.