Tabung Sabun Meledak Bukan Yang Pertama, Kesaksian Tetangga

Ledakan Pertama Tidak Ada Korban

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Pasca ledakan Tabung Sabun Salju yang menewaskan salah satu pekerja Pencucian Mobil Sulawesi di Jalan Di Panjaitan, Kelurahan Gunung Lingai, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, Kalimantan Timur, pencucian tersebut terlihat ditutup, Selasa (11/8/2020) siang.

Menurut keterangan Suriadi, salah satu warga yang tinggal tidak jauh dari pencucian mobil tersebut, ledakan tabung di tempat itu bukanlah yang pertama kali, meski yang pertama tidak ada korban namun ledakan justru lebih keras.

“Kalau ledakan pertama itu sekitar tiga bulan lalu, lebih keras tapi pada saat itu Tabung diikat jadi cuma mengenai tembok,” ujar Suradi.

Iapun menambahkan bahwa pencucian tersebut kerap ramai, namun semenjak pandemi Corona pencucian terlihat agak menurun dari sebelumnya.

“Kalau saya lihat sebelum Covid pencucian itu ramai, tapi semenjak Covid ini agak sepi dan anak buahnyapun saya lihat jarang menetap sering gonta ganti gitu,” tambahnya.

Pantauan DETAKKaltim.Com di lokasi kejadian, bentangan garis pembatas Polisi masih terlihat sejak dipasang pasca peristiwa yang merenggut nyawa Chandra Febri Ramadhan, Senin (10/8/2020).

Sementara Kapolsek Sungai Pinang AKP Rengga Puspo Saputro menerangkan, saat ini pemeriksaan saksi-saksi masih berlangsung hingga saat ini. Disinggung soal adanya unsur kelalaian, perwira dengan tiga balok emas di pundaknya itu belum bisa berargumen jauh.

Berita terkait : Tabung Sabun Meledak, Karyawan Pencucian Mobil Tewas

“Masih kami dalami. Semua saksi kami masih periksa termasuk pemilik pencucian dan kami belum berani mengindikasikan kelalaian. Kan harus ada gelar perkara dulu untuk menentukan ada tidaknya unsur pidana,” jelas Rengga.

Kapan waktu untuk melakukan gelar perkarapun belum bisa dijelaskan. Sementara pihaknya masih memberikan waktu kepada pemilik pencucian untuk memberikan santunan ke korban.

“Kami beri waktu juga untuk menyantuni karyawannya dalam penguburannya dulu,” tutup Rengga. (DK.Com)

Penulis : Mashardiansyah

Editor : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.