Layanan RS Siloam Dikeluhkan, DPRD Balikpapan Gelar Sidak

Sandy : Setiap Rumah Sakit Harus Memberikan Pelayanan Yang Prima

DETAKKaltim.Com, BALIKPAPAN : Komisi 4 DPRD Kota Balikpapan mendapat laporan pengaduan dari masyarakat, terkait dengan pelayanan Rumah Sakit (RS) Siloam, Selasa (4/8/2020).

Hal ini membuat Komisi 4 mengambil langkah cepat melakukan Sidak untuk meminta keterangan kepada manajemen Rumah Sakit Siloam, terkait pengaduan masyaraka yang ditolak karena menggunakan BPJS kesehatan, dan tindakan medis yang diduga tidak sesuai.

Terkait hal tersebut, Direktur Rumah Sakit Siloam dr Danie Poluan menjelaskan, dalam bisnis jasa pelayanan kesehatan sangat beresiko untuk selalu dikeluhkan, apalagi yang dilayani orang sakit.

“Itu kami sadar, sebaik-baiknya pihak rumah sakit melayani tetap ada kurangnya juga,” kata dia saat menerima kunjungan Komisi 4 DPRD Kota Balikpapan.

Untuk kasus ini, kata dia lebih lanjut, pihak rumah sakit tidak menerima keluhan dan tidak ada penyampaian kepada pihak manajemen rumah sakit. Padahal ada mekanisme-mekanisme Rumah Sakit (Siloam) yang diterapkan terhadap keluhan.

“Jika ada keluhan pasien serius sekali, dalam kategori merah itu 1 jam responnya. Kalau kategori kuning bisa 3 hari, kategori hijau 7 hari responnya,” jelasnya lebih lanjut.

Pihak rumah sakit kemudian meminta waktu sampai dengan hari Jum’at untuk mempelajari data.  Pihak rumah sakit akan mengecek siapa-siapa saja yang bertugas saat itu.

“Pihak rumah sakit akan mengundang pasien dan keluarga pasien, untuk membahasnya secara kekeluargaan,” jelas Dokter Danie.

Dari sidak tersebut Sekretaris Komisi 4 DPRD Balikpapan Sandy Ardian mengatakan, sudah menyampaikan semua aduan dari masyarakat. Pihak rumah sakit menyambut baik dan akan mengevaluasi.

“Setiap rumah sakit harus memberikan pelayanan yang prima terhadap pasien, jangan sampai ada kesan pilih-pilih pasien,” kata politisi PKS ini.

Baca juga : PHK Sepihak, Eks Karyawan Dealer Yamaha Mengadu ke DPRD Balikpapan

Lebih lanjut Sandy mengatakan, usai Sidak ini pihak rumah sakit akan melakukan evaluasi internal setelah bertemu dengan keluarga pasien. Kemudian Komisi 4 akan bertemu dengan BPJS, serta Dinas kesehatan untuk berkoordinasi, seperti apa ke depannya agar hal-hal yang seperti ini tidak akan terulang kembali dikemudian hari.

Kejadian ini, menurut keluarga pasien yang tidak ingin disebutkan namanya, sudah sekitar hampir satu bulan yang lalu.(DK.Com)

Penulis : Roni S

Editor   : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.