Sehari Sebelum Lebaran, Jaang Ziarah ke Makam Ayah dan Ibunya

Jaang : Minimal Seminggu Sekali Saya Ziarah

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA :  Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang melakukan ziarah ke makam kedua orang tuanya di Kuburan Muslimin, Jalan Pangeran Antasari, Gang 11, Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (30/7/2020) pagi.

Syaharie Jaang mengenakan baju seragam motif Sarung Samarinda lengkap tertempel jengkol alias tanda jabatan Wali Kota, dan memakai Kopiah hitam saat berziarah menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 H/ 2020 M ke makam ayahnya H Muhammad Djaang Bin Arsyad Bahuang, dan ibunya Hj Hamsiah Hipui Hong Pidang Binti Abdullah.

Ziarah pagi itu merupakan ziarah terakhir menyambut Idul Adha sebagai Wali Kota karena di Idul Adha tahun depan sudah menjadi “rakyat” biasa, tanpa mengemban amanah warga Samarinda lagi.

“Minimal seminggu sekali saya ziarah ke makam kedua orang tua. Kalau bukan malam Jum’at (Kamis malam,red), atau Jum’at setelah Shalat Jum’at. Hari ini saya lebih awal ziarah karena besok Hari Raya Idul Adha,” tutur Jaang sambil memungut ranting pohon waktu itu.

Bukan hanya itu, kata Jaang, jika sebelum berangkat ke luar kota juga menyempatkan dulu ziarah. Dan jika lama keluar daerah, begitu datang di Samarinda langsung ziarah.

“Semasa hidupnya kedua orang tua saya, di tengah kesibukkan minimal seminggu sekali saya mengunjungi mereka,” beber suami dari Puji Setyowati ini.

Makanya, lanjut Jaang, terutama kepada staf terdekatnya mulai ajudan sampai staf Wali Kota maupun jajaran di lingkungan Pemkot, selalu mengingatkan agar selalu berbakti kepada orang tuanya, apalagi yang masih hidup.

“Di tengah kesibukkan sempatkan selalu mengunjungi orang tua bagi yang orang tuanya di Samarinda atau dekat. Kalau yang jauh ditelpon atau bagus lagi video call, jangan di SMS atau WA,” ungkap Jaang.

Bahkan, sebutnya, mengeluarkan kebijaksanaan di hari raya agar mengutamakan bersilaturrahmi ke orang tua dari pada kepada Wali Kota.

“Yang di luar kota boleh pulang kampung dan yang orang tuanya di kota aja, datangi lebih dulu barulah ke rumah jabatan,” imbuh Jaang.

Bagi yang orang tuanya sudah meninggal selalu pula diingatkannya untuk menziarahi makamnya.

Baca juga : Covid-19, Plt Kepala Dinkes Samarinda Bicara Sisi Psikologis

“Tiap haripun kita tidur di makam orang tua kita, kita tidak akan bisa berbuat apa-apa lagi. Hanya bisa mendoakannya saja. Mumpung bagi yang orang tuanya masih hidup, terus berbakti jangan sampai menyesal nanti. Bagi yang sudah meninggal sering-sering mendoakannya dan ziarah ke makam beliau, karena dengan ziarah juga mengingatkan kita akan kematian sehingga memotivasi kita terus berbuat baik sebagai tabungan kelak,” pungkas Jaang.

Sebelum menjadi Wali Kota Samarinda tahun 2010-2015 dan 2015-2020, Jaang yang lahir di Long Pahangai Mahakam Ulu, menjabat sebagai Wakil Wali Kota Samarinda tahun 2000-2005 dan 2005-2010. (don/kmf-smd/DK.Com)

Editor  : Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.