Hari Raya Idul Adha, Ketua MUI Samarinda Himbau Sholat di Rumah

Sikapi Peningkatan Kasus Covid-19

DETAKKaltim. Com, SAMARINDA : Pemerintah Kota Samarinda bersama Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Samarinda menghimbau masyarakat untuk melakukan Sholat Idul Adha di rumah masing-masing. Himbauan itu dikeluarkan menyikapi terjadinya peningkatan kasus Covid-19 di Kota Samarinda.

Surat himbauan tersebut ditandatangani Wali Kota Samarinda H Syaharie Jaang, Ketua MUI Samarinda KH Zaini Na’im, Ketua DMI Kota Samarinda H Ardaniansyah, dan Kepala Kantor Kemenag Samarinda H Masdar Amin, Kamis (23/7/2020).

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Samarinda Zainin Nai’m mengatakan, saat ini Samarinda memasuki pandemi Covid-19 gelombang kedua dengan angka yang terpapar memangalami peningkatan. Bahkan menurutnya yang terpapar Covid-19 bukan hanya masyarakat biasa, tetapi juga para pejabat daerah yang notabenenya selalu menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama Wali Kota telah mengeluarkan rekomendasi kepada masyarakat, yang isinya menghimbau kepada masyarakat kota Samarinda, untuk Sholat Idul Adha sebaiknya dilaksanakan di rumah masing-masing bersama keluarga. Kita ketahui bersama tiap hari selalu ada peningkatan pasien Covid-19, bahkan mereka yang terpapar itu bukan hanya masyarakat awam,” ujar KH Zainin Nai’m saat di konfirmasi, Kamis (30/7/2020).

Lebih lanjut Zaini Na’im menambahkan, Sholat Idul Adha itu merupakan sholat Sunnah yang bila dikerjakan akan mendapatkan pahala dan jika tidak dikerjakan tidak akan mendapat dosa.

Baca juga : Pemkot Salurkan Bantuan Beras Kepada 3 Kecamatan Terdampak Banjir

Sementara untuk penyembelihan hewan Qurban pihaknya menganjurkan tetap dilaksanakan, namun dilakukan bagi orang yang mampu, dan dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Qurban itu ibadah sosial, namun sebaiknya pelaksanaannya tidak dilakukan di rumah ibadah seperti di Masjid. Kalau saya menganjurkan agar penyembelihan dilakukan di Tempat Pemotongan Hewan (TPH), dan panitia mengantarkannya ke rumah rumah warga, jangan kerumunan seperti tahun-tahun lalu,” tandasnya. (DK. Com)

Penulis : Amin Gladis

Editor   : Lukman

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.