3 Minggu Tak Terlihat, Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

Lek Min Hidup Sebatang Kara di Pondok Dekat Pohon Besar

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Warga Jalan Kahoi 2B, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, Kalimantan Timur, dikejutkan dengan penemuan mayat yang diketahui berjenis kelamin Laki- laki. Yang membuat warga kaget, mayat tersebut hanya tinggal tulang belulang.

Menurut keterangan Bagus Yudistira, mayat dikenali sebagai Lek Min (55). Kesehariannya sebagai pekerja serabutan, dan ia mengaku sangat mengenal sosok Lek Min. Iapun tak menyangka jika kondisinya saat ditemui sudah tidak bernyawa.

“Ketika saya baru sampai rumah, langsung disuruh lihat kondisi Lek Min sama orang tua saya. Karena kata ibunya, dia (Lek Min) sudah tiga minggu tidak ada kelihatan. Kan biasanya ada aja, ketika melihat tempatnya saya kaget. Pas lihat kakinya tergantung sudah tinggal tulang aja,” jelas Bagus, Rabu (29/7/2020) sekitar Pukul 18.45 Wita.

Setahu Bagus, korban dikenal baik dan diketahui hidup sebatang kara, yakni tidak memiliki keluarga dan tinggal di dalam pondok dekat pohon besar sudah cukup lama.

“Kesehariannya serabutan, bantu-bantu warga seperti potong rumput. Untuk makannyapun dari bantuan tetangga aja kita kasi,” ujar Bagus.

Mendapat laporan adanya temuan mayat tersebut, Relawan Inafis Polresta Samarinda bergegas menuju lokasi tersebut untuk melakukan evakuasi terhadap jasad yang hanya tinggal tulang belulang. Namun sulitnya akses menuju ke lokasi membuat Relawan Inafis Polresta Samarinda harus berjibaku, dengan jalan rawa. Prosesnyapun sempat memakan waktu yang cukup lama.

Baca juga : Untuk Warga Samarinda, Sapi Qurban Presiden Jenis Limosin 968 Kg

“Karena untuk menuju pondok atau lokasi penemuan itu daerah rawa, jadi kamipun harus berhati-hati dan tetap untuk evakuasi kami menerapkan protokol kesehatan dengan pakai APD lengkap. Untuk pemeriksaan awal tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dugaan kuat korban meninggal sudah ada dua minggu belakangan ini,” jelas Udi Rahman, Relawan Inafis Polresta Samarinda kepada DETAKKaltim.Com.

Selanjutnya jasad yang tersisa hanya tulang belulang itu dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie Samarinda, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut memastikan penyebab kematiannya. (DK.Com)

Penulis : Mashardiansyah

Editor   : Lukman

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.