DBH Pemkot Bontang Triwulan Kedua Belum Ditransfer

BPKAD Klaim Kas Daerah Aman Hingga Akhir Tahun

DETAKKaltim.Com, BONTANG : Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat untuk Bontang triwulan Kedua belum ditransfer hingga bulan Juli. Padahal biasanya, triwulan kedua disalurkan pada bulan Juni.

Demikian disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bontang Amiluddin saat ditemui belum lama ini.

Kondisi pandemi global yang melanda Indonesia dan seluruh negara lainnya, dikatakannya juga berdampak pada keuangan karena menurunnya harga Minyak Bumi dan Gas (Migas).

Penurunan harga Minyak Bumi dan Gas itu sangatlah berpengaruh pada Dana Bagi Hasil. Mengingat hanya daerah penghasil dan daerah pengolah Minyak Bumi dan Gas saja yang mendapat DBH dari pemerintah pusat, termasuk Bontang.

“Triwulan Kedua belum ada ditransfer, tapi Insya Allah kas daerah aman sampai akhir tahun,” jelas Amiluddin.

Jika dalam kondisi normal, kata dia lagi, memang biasanya DBH dicairkan per 3 bulan. Dimulai bulan Maret, Juni, September, hingga Desember. Namun, kondisi pandemi yang melanda Indonesia menjadikan pencairan DBH terkendala.

Seperti yang terjadi di triwulan Pertama, dimana untuk bisa mendapat transferan DBH, setiap daerah harus melakukan rasionalisasi APBD Tahun Anggaran 2020, yang diberi deadline hingga 23 Maret dari hasil Surat Keputusan Bersama (SKB) dua Menteri, yakni Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan.

Beruntung, Kota Bontang mampu melaksanakan SKB tersebut dan merasionalisasi APBD hingga mencapai Rp500an Miliar. Sehingga di akhir Maret atau awal April DBH triwulan Pertamapun dicairkan oleh pemerintah pusat.

Baca juga : Semester I Bontang Realisasikan Anggaran Pemuka Agama Rp8,9 Miliar

Dampak dari pandemi Covid-19 ini juga, nilai DBH dikabarkan menurun dari prediksi awal. Pun, Amiluddin tak menyebutkan penurunannya berapa besar. Namun ia mengklaim kondisi keuangan Bontang masih mencukupi, walau banyak kegiatan yang dihapus atau dicoret.

“Kami menunggu sisa transferan DBH saja, dan sifatnya hanya bisa menunggu,” tukasnya. (DK.Com)

Penulis : Cinhue

Editor   : Lukman

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.