BREAKINGNEWS! Nelayan PPU Hilang Saat Merawe di Tanjung Jumlai

Tim SAR Gabungan Kini Lakukan Pencarian

DETAKKaltim.Com, PPU : Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kelas A Balikpapan Melkianus Kotta melalui Kasie Ops dan Siaga Octavianto, kembali menyampaikan informasi terkait kecelakaan kapal yang menimpa Musakar (65), seorang nelayan, Senin (27/7/2020) Pukul 11:21 Wita.

“Melaporkan Laka (kecelakaan) kapal. Korban diduga terjatuh saat memancing di sekitar perairan Laut Tanjung Jumlai, Penajam Paser Utara (PPU), Kaltim,” kata Octavianto melansir laporan yang diterimanya.

Sebelumnya, KPP Balikpapan menerima informasi pada Pukul 10:25 Wita terkait kecelakaan yang terjadi Minggu 26 Juli 2020 Pukul 08:00 Wita. Informasi tersebut diperoleh dari Ady, anak tiri korban dan Hj Nurlaila dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU.

Kronologis kejadiaan naas tersebut berdasarkan keterangan saksi Sahran (43), Minggu (26/7/2020) Pukul 08:00 Wita, korban bersama saksi yang masih keluarga menggunakan kapal milik masing-masing berangkat untuk merawe/memancing dari Kerok Laut, RT 20, Kelurahan Penajam, dengan tujuan ke wilayah sekitar Laut Tanjung.

Dua kapal tersebut berangkat beriringan dari Kerok Laut, kemudian pada saat mendekati lokasi untuk melempar Rawe/Pancingan, mereka berpisah namun dengan jarak masih dapat saling melihat/terpantau satu sama lain.

Kemudian pada saat saksi menarik Rawenya sambil berdiri, ia memperhatikan tidak terlihat korban menarik Rawenya.

Selanjutnya, pada Pukul 14:00 Wita setelah menimba air di kapalnya, saksi Sahran mendekati kapal Musakar namun yang bersangkutan sudah tidak berada di kapalnya. Mengetahui hal tersebut, Sahran kembali ke Kerok Laut untuk melaporkan hal ini kepada keluarga.

Sesampainya di Kerok Laut, bersama keluarga lainnya dan sekitar 5 kapal kembali bersama sama melakukan pencarian dan membawa kapal korban kembali ke rumahnya di Kerok Laut.

Baca juga : 7 Hari Dicari Tim SAR, ABK Sumber Rizki Tetap Tidak Ditemukan

“Sampai saat laporan ini dibuat keluarga masih melakukan pencarian,” kata Octavianto.

Menindak lanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Kantor Pencarian Dan Pertolongan Balikpapan beranggotakan 5 personil dan 1 ABK dengan menggunakan RIB 12 meter, kemudian bergegas berangkat menuju lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan pihak keluarga korban.

Sejumlah unsur ambil bagian dalam operasi pencarian terhadap korban, masing-masing Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan, BPBD PPU, Polair Polres PPU, dan keluarga korban. (DK.Com)

Penulis : LVL

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.