Atasi Persoalan Pendidikan, DPRD Balikpapan Anggarkan Rp100 Miliar

Subari : Harus Membangun Sekolah Baru

DETAKKaltim.Com, BALIKPAPAN : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan khususnya Komisi IV melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan, Senin (13/7/2020).

Menurut Subari, RDP tersebut terkait dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang selalu bermasalah setiap tahun.

“Konsennya adalah bagaimana DPRD khususnya Komisi IV memfasilitasi, untuk bisa mengangkat terkait dengan penyediaan ruang belajar maupun membangun sekolah baru,” jelas Subari kepada DETAKKaltim.Com.

Anggaran Tahun 2021 ditekankan untuk penyediaan sarana pendidikan dan ruang belajar di sekolah, kata Subari lebih lanjut,  ada beberapa titik yang sudah disepakati bersama. Di antaranya Balikpapan Barat akan dibangun Gedung Sekolah Menengah Pertama (SMP), Balikpapan Selatan akan dibangun Sekolah Dasar (SD), Balikpapan Tengah akan dibangun SMP, Balikpapan Utara SD dan SMP termasuk dengan Balikpapan Timur SD.

Subari menegaskan, DPRD Kota Balikpapan akan men-support Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan anggaran yang disiapkan sekitar Rp100 Miliar lebih. Seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan bahwa anak didik baru yang tertampung SD dan SMP, sementara idealnya 75% sudah ter-cover.

“Untuk menunjang semua itu maka dibutuhkan sarana dan prasarana, salah satunya terkait dengan RKB (Ruang Kelas Baru-red) dan sekolah baru,” tagasnya.

Sesuai dengan aturan Kementrian Dinas Pendidikan bahwa SMP harus sesuai di 32 kelas, dan SD 24 kelas.

Baca juga : Rapat Paripurna Ke-10 DPRD Balikpapan

“Tidak ada jalan lain, toh harus membangun sekolah baru yang sudah disiapkan wilayahnya masing masing,” imbuhnya.

Terkait dengan anggaran 2021, masih kata Subari, ia berharap semoga ini akan menjadi solusi untuk mengurangi permasalahan di setiap tahunnya terhadap peserta didik baru.

“Yang belum tertampung anak didik baru sampai saat ini masih ada sekitar ratusan, di sisi lain karena keadaan ekonomi sehingga tidak mampu untuk masuk di sekolah swasta.” tandas Subari. (DK.Com)

Penulis : Roni S

Editor   : Lukman

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.