Kapolres Kutim Membenarkan OTT Terhadap Bupati

 Imbau Masyarakat Jaga Keamanan

DETAKKaltim.Com, KUTAI TIMUR : Penyegelan beberapa lokasi kantor pemerintahan di Kutai Timur (Kutim) dibenarkan Kapolres Kutim AKBP Indras Budi Purnomo.

Menurutnya, sebelum melakukan penyegelan KPK sempat meminta izin, dan meminta bantuan 4 personil untuk mengamankan lokasi.

“Koordinator Penyidik KPK datang bertemu saya, dan meminta bantuan personil untuk mengamankan lokasi penyegelan,” jelas Kapolres Kutim AKBP Indras Budi Purnomo saat ditemui di ruangannya, Jum’at (3/6/2020).

AKBP Indras menyebutkan, lokasi-lokasi yang telah disegel yakni Rumah Jabatan Bupati Kutim, Ruang kerja Bupati hingga Sekretaris Daerah Kutim. Sedangkan di Bappeda KPK menyegel ruang kerja Kepala Bappeda, Ruang Kepala PU, ruang kepala BPKAD.

Kapolres juga mengkonfirmasi bahwa penangkapan Bupati Kutim Ismunandar dilaksanakan di Jakarta. Sebelum penangkapan, Ismunandar sempat menghadiri pertemuan di Kantor Gubernur Kaltim, kemudian menuju Jakarta, yang kemudian diamankan di Jakarta.

Berita terkait : Bupati Kutim Terjaring OTT KPK!

“Saya cuma tahu OTT Bupati dengan rombongan dilakukan di Jakarta,” jelasnya.

Dengan adanya kasus OTT oleh KPK terhadap Bupati Kutim dan rombongan, Kapolres meminta agar masyarakat tidak menimbulkan gejolak ataupun riak.

“Dalam hal ini saya imbau masyarakat Kutim semuanya agar tetap tenang, jangan ada gejolak yang terjadi. Dan tugas kami memang tetap menjaga keamanan, ada atau tidak adanya kasus ini Kantibmas tetap dikedepankan,” pungkasnya. (DK.Com)

Penulis: RH

Editor: Lukman

Leave A Reply

Your email address will not be published.