Wabah Covid-19 Berlalu? Mulai 1 Juli Izin Keramaian Diperbolehkan

Tempat Hiburan dan Wisata Juga Dibuka

Ismet : Izin Keramaian Seperti Pernikahan Sudah Diperbolehkan

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Indikasi pasien Covid-19 di Samarinda berkurang, pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Kesehatan mulai memberlakukan fase relaksasi 3 yang akan di mulai pada 1 Juli 2020. Pada fase 3 ini izin keramaian seperti pernikahan sudah diperbolehkan.

Selain izin keramaian, sejumlah tempat wisata serta pelayanan di Puskesmas sudah kembali normal 100 persen. Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda Ismed Kusasih, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (30/6/2020).

“Mulai besok 1 Juli 2020, izin keramaian seperti pernikahan sudah diperbolehkan, pelayanan Puskesmas seperti Posyandu 100 persen kembali normal. Ini rekomendasi dari Dinas Kesehatan, beberapa hal yang belum diperbolehkan pada fase 1 dan 2, maka pada fase 3 ini sudah kita bisa laksanakan,” ujarnya.

Sementara untuk pendidikan, pihaknya belum merekomendasikan, karena harus menunggu arahan dari Kementerian Pendidikan.

Meski fase 3 sudah mulai diberlakukan namun pihaknya tetap melakukan pengawasan ke sejumlah tempat hiburan dan tempat wisata agar tetap mengikuti protokol kesehatan.

“Untuk pendidikan belum, kita masih menunggu rekomendasi dari Kementerian Pendidikan. Kami juga tetap melakukan pengawasan agar tetap mengikuti protokol kesehatan,” jelasnya.

Baca juga : Terdampak Covid-19, Polsek KP Samarinda Serahkan Bantuan Sembako Kepada Warga

Lebih lanjut Ismed mengatakan, pemberlakuan fase relaksasi 3 ini berdasarkan perkembangan kasus Covid-19 di Kota Samarinda yang dinilai berjalan sesuai harapan. Hingga saat ini menurutnya, kasus Covid-19 masih terkendali, bahkan kapasitas Ruangan Isolasi dari 2 rumah sakit utama sudah 1 bulan zero pasien Covid-19.

“Pada fase 1 kenaikan pasien ada, tapi masih bisa kita kendalikan, begitu juga fase 2 saat kita membuka tempat-tempat wisata, semua masih tetap terkendali. Sudah 1 bulan 5 hari zero pasien, pasien hanya berada di rumah sakit karantina ada sekitar 3 sampai 4 orang,” jelasnya.

Berdasarkan data yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Kaltim hari ini disebutkan, terjadi penambahan 8 kasus yang dinyatakan positif di Kaltim. Berau 1 kasus, Kutai Timur 2 kasus, dan Balikpapan 5 kasus. (DK. Com)

Penulis : Amin Gladis

Editor   : Lukman

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.