Rumah Warga Terancam Tanah Longsor

Minta Pemkot Samarinda Turun Tangan

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Kondisi tanah longsor yang terjadi sekitar 3 bulan lalu, semakin menghawatirkan. Selain tanah yang terus bergerak turun, kini air saluran pembuangan lantaran tertutup tanah,  airnya melebar ke halaman rumah warga yang mengakibatkan banjir cukup dalam.

Kejadian longsor tersebut terjadi di Jalan Damai Gang, Kelurahan Sidodamai, Samarinda Ilir, dan terjadinyapun terbilang cukup lama. Namun seiringnya waktu dan kurangnya pengerukan membuat tanah terus turun, dan juga menutup akses jalur utama dan saluran pembuangan.

Hal itu disampaikan Sofiyan Haris, salah seorang warga setempat yang kini tampak di halamannya terjadi genangan air setingi kurang lebih 50 Cm.

“Kemarin ada aja pengerukan tapi cuma berjalan beberapa hari. Sekarang malah tanah dari atas kembali turun, menutupi semua akses termasuk parit, jadi aliran air ke rumah saya,” ungkap Sofyan yang ditemui Wartawan DETAKKaltim.Com saat melihat longsor.

Di sisi lain, Operator Alat Berat bernama Juli Aryanto Saputra yang ditugaskan dalam pengerukan membenarkan akan tanah terus bergerak turun. Ia juga mengaku dalam pengerukan menemui kendala, salah satunya faktor pembuangan lumpur.

“Kendala kita saat pengerukan, unit truk buat pengangkut serta pembuangannya yang minim. Terus juga faktor cuaca hujan yang membuat tanah makin turun,” jelas Juli.

Warga berharap terutama yang rumahnya terdampak lumpur maupun pembuangan air, meminta agar persoalan pengerukan ini Pemerintah Kota Samarinda secepatnya turun tangan, terlebih beberapa hari Samarinda kerap dilanda hujan yang mengakibatkan lumpur semakin turun. (DK.Com)

Penulis : Mashardiansyah

Editor   : Lukman

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.