Sosialisasi Pilkada Balikpapan Melalui Café Pemilu

Akibat Covid-19 Program Kampung Demokrasi Dibatalkan

DETAKKaltim.Com, BALIKPAPAN : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan melanjutkan program sosialisasi Pilkada 2020 yang selama ini terhenti lantaran merebaknya wabah Covid-19.

Meski demikian, dalam pelaksanaan tahapan-tahapan Pilkada harus mengikuti protokol kesehatan Covid-19. Mulai dari lanjutan pelantikan PPS hingga pembekalan dan tahapan sosialisasi Pilkada sekaligus launching Cafe Pemilu yang berfungsi sebagai sarana informasi terkait Pilkada 9 Desember 2020.

Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha menyampaikan, agenda pembentukan Kampung Demokrasi terpaksa harus dihentikan.

“Kegiatan ini sudah digadang-gadang menjadi bagian metode sosialisasi KPU,” kata Thoha saat ditemui di KPU Kota Balikpapan, Rabu (24/6/2020).

Sayangnya, saat ini rancangan tersebut dianulir KPU disebabkan adanya instruksi KPU RI terkait rekonstruksi anggaran yang dialihkan ke anggaran Covid-19, sehingga  Program Kampung Demokrasi tersebut dibatalkan, jelas Thoha.

Dibentuknya Cafe Pemilu, kata Thoha lebih lanjut, agar menarik minat bagi masyarakat untuk memilih. Karena selama pandemi Covid-19 masyarakat Balikpapan masih sebagian kecil yang mengetahui akan digesernya jadwal Pilkada Balikpapan, yang semula jatuh pada tanggal 23 September digeser menjadi tanggal 9 Desember 2020.

“KPU Balikpapan akan melakukan rapid test kepada seluruh anggota PPK dan PPS, ini harus dijalankan serta diwajibkan. Karena merupakan protokol kesehatan Covid-19, semua harus mengikuti prosedurnya,” tandasnya. (DK.Com)

Penulis : Roni S

Editor   : Lukman

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.