PDP Covid-19 Asal Kutim Meninggal di RSUD Bontang

Bahrani : Pasien Juga Stroke Hemoragik

DETAKKaltim.Com, KUTAI TIMUR: Satu warga yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kecamatan Teluk Pandan, Kalimantan Timur (Kaltim) dinyatakan meninggal dunia, Jum’at (19/6/2020).

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kutim Bahrani Hasanal saat dikonfirmasi semalam via seluler, Bahrani memaparkan bahwa pasien berkode KTM 44 yang dirawat di RSUD Taman Husada Bontang telah meninggal dalam masa perawatan Covid-19.

“KTM 44 ini laki-laki inisial LM (62) pada (15/6/2020) langsung  dirujuk pihak keluarganya ke Bontang. Awalnya memang sudah tak sadarkan diri, lalu ketika di rapid test sebanyak dua kali hasilnya reaktif semua,” paparnya.

Selain itu Bahrani menambahkan, pasien didiagnosa Stroke Hemoragik. Kemudian dilanjutkan pengambilan swab pada (17/6/2020), dari hasil PCR dinyatakan positif Covid-19.

“Pasien juga stroke hemoragik dan menunjukan gejala Covid-19 ketika diswab hasilnya positif,” tambahnya.

Lalu pada (18/6/2020) kondisi pasien semakin menurun dan sudah mengalami kematian batang otak.

“Kondisinya kian hari kian menurun, setelah berselang satu hari tepatnya pada Jum’at (19/6) pasien dinyatakan meninggal oleh tim medis RS Taman Husada Bontang pada Pukul 13:05 Wita,” pungkasnya.

Pasien ini bukan riil kena Covid-19, kata Bahrani, melainkan ada penyakit penyerta juga, ditambah usia yang sudah lanjut.

“Itulah penyebab utama kematiannya,” tandasnya.

Terkait untuk pemakaman jenazah pasien sudah dimakamkan di pemakaman Kota Bontang, dan sudah sesuai dengan protokol pengurusan jenazah pasien Covid-19. (DK.Com)

Penulis: RH

Editor Lukman

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.