Usai Rapat Paripurna, DPRD Balikpapan Gelar Rapat Gabungan Komisi

Abdulloh :  Sudah Disusun Kembali Agenda Kerjanya

DETAKKaltim.Com, BALIKPAPAN : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan melaksanakan Rapat Gabungan semua Komisi dipimpin langsung Ketua DPRD Abdulloh, setelah usai melaksanakan rapat paripurna, Rabu (10/6/2020).

Usai rapat, Abdulloh mengatakan bahwa rapat gabungan membahas agenda kerja DPRD Kota Balikpapan pasca rencana new normal yang akan dilakukan persiapannya ke depan.

“Semua pembahasan sudah di-schedule-kan dan sudah disusun kembali agenda kerjanya di bulan Juni saja, dengan menyesuaikan situasi pandemi Covid-19. Agendanya tidak berani di-schedule-kan per tiga bulan, akan tetapi akan dilakukan setiap bulan,” jelasnya.

Terkait dengan pembahasan mengenai sosialisasi kode etik, yang mana untuk kode etik sendiri acuan kerjanya dimiliki Badan Kehormatan, untuk Tatibnya sudah ada pada tahun 2018.

“Yang jelas semua harus melengkapi komponen-komponen yang lain, sesuai dengan Undang-Undang MD3 yang isinya mengenai tata beracara sehingga akan menghakimi, mengadili, dan memeriksa anggota-anggota yang melanggar. Tatib itu punya acuan kerja,” tegasnya.

Terkait  dengan tugas perjalanan dinas, kata Abdulloh lebih lanjut, tidak ada larangan kepada seluruh anggota dewan untuk melakukan kegiatan perjalanan dinasnya keluar daerah, sepanjang anggota dewan tersebut mampu melengkapi aturan-aturan yang sudah ditentukan pemerintah pusat. Salah satunya rapid test dan uji swab.

Abdulloh menambahkan,  terkait dengan rapat paripurna jawaban akhir Wali Kota terhadap Raperda inisiatif PBB tentang pajak online dan Pemberantasan Penebangan Pohon, tahapan-tahapannya sudah dilalui semua.

“Hari ini adalah kesepakatan bersama antara DPRD dan Wali Kota Balikpapan untuk dikirimkan ke Gubernur bagian hukum Provinsi Kalimantan Timur untuk dievaluasi, dan hasil evaluasinya akan diserahkan ke Wali Kota untuk dilaksanakan,” tandasnya. (DK.Com)

Penulis : Roni S

Editor   : Lukman

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.