Calonkan Diri Jadi Wali Kota Samarinda, Mantan Wartawan “Kembali ke Kandang”

Berharap Ada Edukasi Pers ke Masyarakat

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Bakal calon Wali Kota Samarinda Zairin Zain menyambangi Café Antara yang saban hari menjadi tempat mangkal sejumlah wartawan di Samarinda sesudah Shalat Jum’at, (5/6/2020).

Zairin, mantan wartawan yang beberapa kali mewakili Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim berlaga di ajang olahraga bertaraf nasional Cabang Olahraga Tenis, tampak tidak canggung saat berdialog dengan junior-juniornya yang dipandu wartawan senior seangkatannya Abdul Hakim, yang kini menjadi Kepala Biro LKBN Antara Samarinda.

Dalam acara silaturrahmi tersebut, Zairin sebagai bakal calon Wali Kota Samarinda menyampaikan berbagai persoalan yang dialami Samarinda saat ini. Mulai masalah banjir, pemukiman warga sepanjang bantaran Sungai Karang Mumus, penataan parkir, kemacetan, hingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) dinilainya masih minim, padahal sejumlah sumber-sumber PAD masih bisa dikelola untuk meningkatkannya.

Zairin yang sempat menjadi Pj Wali Kota Samarinda selama 5 bulan, mulai 13 Februari – 23 Juni 2018 menyampaikan beberapa solusi untuk mengatasi perysoalan banjir di antaranya pengerukan Bendungan Benanga, Pengerukan dan normaliasi Sungai Karang Mumus, normalisasi drainase hingga penataan pemukiman di sepanjang Sungai Karang Mumus.

Terkait penataan pemukiman di bantaran Sungai Karang Mumus, Zairin menawarkan solusi konsep Rumah Susun di kawasan tersebut. Menurutnya, Rumah Susun tidak membutuhkan tanah yang luas bisa dibangun beberapa lantai untuk beberapa kepala keluarga.

Zairin juga menyampaikan keinginannya untuk mengembalikan Citra Niaga sebagai Icon Kota Samarinda yang pernah meraih penghargaan Aga Khan saat Wali Kota Waris Husein, ia ingin menata kembali kawasan perbelanjaan itu dengan memadukan konsep tempat hiburan rakyat dan pusat kuliner sekaligus tempat berbelanja produk makanan khas Samarinda. Bagaimana tempat itu bisa menjadi tempat nongkrong pejabat sambil mendengarkan alunan musik secara langsung pada malam minggu, atau pentas budaya yang menampilkan atraksi budaya daerah dan nusantara.

“Dibentuk pusat jajanan yang ditata dengan bagus, di tengah-tengahnya ada pentas,” kata Zairin menyampaikan “khayalannya”.

Untuk mendanai program-progam yang akan dilaksanakannya jika kelak terpilih sebagai Wali Kota Samarinda berpasangan denga Sarwono, Zairin mengatakan selain mengandalkan keuangan Samarinda sendiri, ia juga akan melakukan komunikasi dengan provinsi dan pemerintah pusat.

“Kepala daerah harus pro aktif, tidak hanya duduk mengharapkan dana dari kota aja. Dia harus maju ke DPRD, maju ke gubernur, melobby ke pusat. Itu harus dilakukan,” jelas mantan Kepala Bappeda Kaltim ini.

Terhadap program-program pemerintah, ia berharap ada edukasi dari Pers kepada masyarakat, bahwa pemerintah tidak akan menyengsarakan rakyat.

Silaturrahmi yang dihadiri sejumlah wartawan tersebut berlangsung santai penuh keakraban, diselingi senda gurau. Hingga berlangsung beberapa jam tanpa terasa. (DK.Com)

Penulis : LVL

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.