Reses Anggota DPRD Balikpapan, Warga Pertanyakan Bantuan Sosial

Najib : Banyak Warga Yang Belum Tersentuh Bantuan

DETAKKaltim.Com, BALIKPAPAN : Anggota DPRD Kota Balikpapan Muhammad Najib dari Fraksi PDI Perjuangan melaksanakan Serap Aspirasi (Reses) Masa Sidang II tahun 2020, (19-20/5/2020).

Sama seperti pola yang dilakukan anggota DPRD Kota Balikpapan lainnya yang melaksanakan Reses, Najib juga melaksanakannya tidak mengumpulkan warga. Namun pelaksanaan Reses dilakukan dengan mendatangi langsung rumah warga di wilayah Balikpapan Utara sebagai daerah pemilihannya (Dapil) lantaran merebaknya Virus Corona.

“Resesnya kali ini langsung mendatangi warga dan mendengarkan langsung keluhan yang ada, dan diberikan form isian untuk memudahkannya dalam penyerapan aspirasi, atau keluhan warga di tengah Covid-19 yang melanda Kota Balikpapan,” kata Najib.

Tujuan pemberian kertas aspirasi kepada warga, kata Najib, agar diisi mengenai usulan atau keluhan yang ingin diajukan. Pelaksanaan kegiatan Reses di tengah wabah Virus Corona harus tetap mengacu kepada protokol kesehatan yang dikeluarkan pemerintah.

Untuk itu kegiatan reses dilaksanakan dengan mendatangi warga secara langsung ke rumah warga (door to door) melalui tim penjaringan di kawasan Balikpapan Utara, selain itu Reses juga dilakukang dengan menggunakan aplikasi WhatsApp.

“Kegiatan Reses tidak mengumpulkan warga sesuai anjuran pemerintah, selain itu bisa juga disampaikan melaui aplikasi WhatsApp,” imbuhnya.

Dalam kegiatan Reses ini, lanjutnya, warga banyak menanyakan  tentang Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) pada tahun ajaran baru nanti. Dimana kondisi pandemi saat ini banyak yang bingung, seperti apa mekanisme pendaftaran PPDB.

“Pastinya saat ini masih menunggu petunjuk teknisnya seperti apa,” kata Najib.

Terhadap pertanyaan warga ini, Najib mengatakan harus melihat dulu petunjuk teknisnya seperti apa dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan. Terlebih lagi nilai yang didapat oleh siswa/siswi lulusan tahun ini, melalui penilaian dari sekolah masing-masing, karena selama pandemi ini tidak ada proses belajar mengajar dan Ujian Akhir Nasional.

Selain itu warga juga mengajukan semenisasi dan drainase. Yang paling banyak dikeluhkan warga tentang Bantuan Sosial(Bansos) yang digelontorkan Pemerintah Kota Balikpapan terdampak Covid-19.

“Masih banyak warga yang belum tersentuh sama sekali, sangat menyayangkan banyak warga yang belum tersentuh bantuan yang digelontorkan Pemkot Balikpapan, padahal jika melihat kondisi saat ini masyarakat Balikpapan semua ikut terdampak akibat pelemahan ekonomi disebabkan penyebaran Covid-19 yang melanda Kota Balikpapan,” tandasnya. (DK.Com)

Penulis : Roni S

Editor   : Lukman

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.