BPKAD Bontang, Amiluddin : Kegiatan Yang Sudah Terealisasi Bisa Dicairkan

Sempat Dikunci, Kran Kas Kota Bontang Sudah Dibuka

Drs.H. Amiluddin,M.Si, Kepala BPKAD Kota Bontang.

DETAKKaltim.Com, BONTANG : Kota Bontang di tengah wabah pandemi global Covid-19 harus cermat dalam mengelola keuangan daerah. Hal itulah yang dilakukan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bontang. Dimana sempat dilakukan pembekuan sistem keuangan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD),  ketika melakukan rasionalisasi anggaran.

“Saat rasionalisasi anggaran kami gunakan sistem sapu jagat, sehingga tak memandang kegiatan apa yang terpenting bisa dilakukan rasionalisasi anggaran,” jelas Amiluddin, Kepala BPKAD Bontang saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (18/5/2020).

Tak hanya merasionalisasi beberapa kegiatan, pihaknya juga mengunci sistem pencairan dana. Mulai dari SPPD alias dana perjalanan dinas ASN sebelum terjadi wabah Covid-19, hingga dana kegiatan lainnya.

Namun, ketika semua sudah bisa ditangani dan refocusing APBD Bontang sudah selesai, maka sistempun sudah tak dikunci lagi. Seperti saat ini, Amiluddin menyebut setiap OPD bisa melakukan pengajuan pencairan dana, baik dana perjalanan dinas yang sebelumnya sempat tertunda, hingga dana kegiatan lainnya.

“ Semua yang sudah dijalankan dan terealisasi di OPD bisa dilakukan pencairan dana. Yang terpenting dokumen pengajuan dari OPD sudah lengkap, maka dana bisa dicairkan,” ungkapnya.

Rasionalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bontang mencapai Rp500-an Miliar, sehingga APBD yang tadinya Rp1,6 Triliun tersisa hanya sekitar Rp1,1 Triliun. Berbagai kegiatanpun yang telah dirancang sejak awal akhirnya batal dilaksanakan. (DK.Com)

Penulis : Cinhue

Editor   : Lukman

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.