Alokasi Anggaran Covid-19 di Bontang Capai Rp68 Miliar

Amiluddin : Penanganan Kesehatan Rp27.066.183.350,-

Drs.H.Amiluddin,M.Si

DETAKKaltim.Com, BONTANG : Alokasi anggaran yang disiapkan Pemerintah Kota Bontang untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp68 Miliar. Angaran tersebut digunakan untuk penanganan kesehatan, penanganan dampak ekonomi, dan penyediaan social safety net atau jaringan pengaman sosial.

Dikatakan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bontang Amiluddin, bahwa sesuai dengan instruksi Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni bahwa pergeseran anggaran yang sebelumnya dilakukan adalah untuk mengalokasikan penanganan Covid-19 di Bontang.

Mengingat wabah pandemi global Covid-19 tak hanya melanda Wuhan saja, yang merupakan awal mula munculnya Virus Corona. Namun melanda seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia, dan wilayah Kalimantan Timur, juga Bontang.

“Sebagai langkah cepat, Pemkot Bontang alokasikan Rp68.350.183.350,” jelas Amiluddin, Sabtu (25/4/2020).

Dirincikannya untuk penanganan kesehatan dianggarkan senilai Rp27.066.183.350,- penanganan dampak ekonomi Rp20.534.000.000,- dan penyediaan jaringan pengaman sosial Rp20.750.000.000,-.

Untuk kesehatan juga terdiri dari dana penyediaan sarana dan prasarana kesehatan dengan nilai Rp20.500.000.000,- penyediaan sarana fasilitas kesehatan Rp2. 249.650.850,- pemberian insentif tenaga kesehatan Rp2.331.960.000,- dan pelayanan kesehatan Rp1.984.572.500,-

Sementara untuk penanganan dampak ekonomi, yakni pemberdayaan para pedagang Sembako dalam ketahanan pangan Rp16.650.000.000,- dan penanganan dampak ekonomi lainnya Rp3.884.000.000,-.

Dan untuk penanganan sosial, di antaranya pemberian uang kepada masyarakat/individu yang terdampak atau memiliki resiko sosial akibat terdampak Covid-19 Rp11.100.000.000, serta subsidi biaya sambungan rumah tangga (PDAM) senilai Rp9.650.000.000,-.

“Jadi PDAM memang digratiskan ke masyarakat, dan kami yang membayarnya. Sebab kalau tidak dibayarkan, nanti mereka (PDAM) malah justru akan merugi karena biaya operasionalnya yang cukup tinggi, tapi tak ada pemasukan,” pungkasnya. (DK.Com)

Penulis : Cinhue

Editor   : Lukman

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.