Anggota DPRD Balikpapan Apresiasi Bantuan Swasta dan BUMN

Minta Penyaluran Satu Pintu, Fadliannor : Kami Sangat Mengapresiasi

DETAKKaltim.Com, BALIKPAPAN : Anggota DPRD Balikpapan Fadlianoor mengapresiasi bantuan pihak swasta serta BUMN, yang melakukan kegiatan pembagian bahan pokok kepada masyarakat yang terdampak wabah Covid 19.

“Kami sangat mengapresiasi kepada para pelaku usaha swasta ataupun perusahaan BUMN dalam melakukan kegiatan sosial dampak Covid-19, dalam bentuk pembagian Sembako kepada Ojek Online atau yang lainnya,” ucap Fadlianoor.

Namun demikian, ia menilai pemberian bantuan sosial ini belum dilakukan secara merata dan hanya memperhatikan pada satu titik saja termasuk ojek online. Sementara masih banyak lapisan masyarakat yang membutuhkan uluran tangan Pemerintah Kota Balikpapan, seperti UKM, pedagang keliling, guru-guru  swasta, seniman bahkan sampai Ketua RT berhak mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Hampir seluruh lapisan masyarakat Kota Balikpapan terkena dampaknya, baik dari pedagang keliling yang hanya menerima persen, musisi yang kerap mendapatkan job  ketika ada acara. Namun setelah adanya Covid-19 tidak bisa lagi mengambil job akibat Social distancing. Belum lagi guru-guru swasta, merekapun ikut merasakan  dampak Covid -19 ini. Kalau bukan pemerintahan kota, siapa lagi yang harus membantu mereka semua,” papar Fadlianoor.

Masih kata Fadlianoor, bahkan dari karyawan mall sampai perhotelan banyak yang dirumahkan.

“Wartawan onlinepun terkena dampaknya Covid-19, Ketua RTpun wajib mendapatkan bantuan dari Pemerintahan Kota Balikpapan,” sebut lebih lanjut.

Fadlianoor meminta kepada pelaku usaha baik perusahaan swasta maupun BUMN yang berpartisipasi dalam kegiatan sosial akibat Virus Corona, dalam bentuk pembagian baik berupa dana ataupun Sembako agar sekiranya dapat dilakukan satu pintu. Yang dikelola Pemkot Balikpapan, namun harus transfaran dengan data yang betul-betul akurat sehingga nanti ketika ada pembagian itu tidak tumpang tindih antara PKH dan dampak Covvid-19.

Ia menilai kegiatan ini belum cukup efektif dan merata untuk dapat dirasakan oleh semua kalangan masyarakat, dalam pendataan penduduk harus melibatkan Rukun Tetangga (RT) agar data yang tersedia dan nantinya akan diberikan bantuan sudah jelas dan akurat.

“Kita mengucapkan terima kasih kepada pekerja sosial masyarakat yang sudah bekerja keras untuk mendata, namun alangkah baiknya tentang  Covid 19 ini RT harus dilibatkan untuk pendataan agar dalam penyaluran bantuan nantinya  bisa merata dan tepat sasaran. Kalau pembagian bantuan tidak merata itu akan menjadi bumerang, ribut nanti,” ujarnya.

Di samping itu, masyarakat juga dibebani dengan sejumlah pembayaran yang harus tetap dikeluarkan, seperti cicilan BANK, lising dan lainya walaupun keadaan ekonomi di tengah wabah Codvid -19 di Kota Balikpapan sangat berpengaruh

Hal lain yang menjadi perhatiannya terkait pembayaran cicilan pinjaman masyarkat ke bank atau leasing, Fadlianoor juga berharap Wali Kota Balikpapan bisa mengkoordinasikan dengan pelaku usaha kredit dan bank agar merekonstruksi pembayaran, karena dampak Covid juga mereka tidak bisa membayar cicilan bank.

“Saya meminta untuk menunda, bukan menggratiskan selama dalam penanganan Virus Covid-19,” tandasnya. (DK.Com)

Penulis : Roni S

Editor   : Lukman

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.