Wabah Covid 19 Serang AS, Presiden Donald Trump Berikan Tunjangan US$1200

Laras : April Sudah Pasti Dapat

DETAKKaltim.Com, AMERIKA SERIKAT : Wabah Virus Corona yang menyerang Indonesia saat ini dan sejumlah negara lainnya termasuk negara adi daya Amerika Serikat (AS), telah membawa kematian ribuan ummat manusia.

Meski belum ada angka pasti hingga saat ini secara keseluruhan, namun di AS berdasarkan data yang dirilis pemerintah setempat periode 26 Maret 2020, sebagaimana yang disampaikan Laras Maulidia, seorang Mahasiswa asal Indonesia kepada DETAKKaltim.Com menyebutkan, tercatat 85.594 kasus yang terjadi, dapat ditangani 1.868 kasus, namun ada korban yang meninggal sebanyak 1.300 orang.

“Itu kemarin malam saya cek,” kata Laras melalui pesan WhatsApp-nya, Sabtu (28/3/2020) sekitar Pukul 07: 33 Wita, atau Jum’at (27/3/2020) sekitar Pukul 6 sore waktu setempat.

Laras yang bekerja paruh waktu di bidang kesehatan dengan merawat pasien difabel menjelaskan, kemarin US (United State/AS) nomor 1 dengan pasien positif Corona terbanyak di dunia.

“Trump (Presiden) belum lockdown kota-kota di sini, masih ada orang yang keluar. Mungkin itu salah satu alasan kenapa angkanya makin naik,” sebutnya lebih lanjut.

Meski demikian, kata Laras, jalanan sudah agak sepi. Tempat ibadah, tempat umum seperti mall sudah ditutup. Walau orang masih keluar ke taman, danau, atau tempat hiking (mendaki).

“Minggu lalu saya hiking ke Rattlesnakes itu masih banyak orang,” imbuh Mahasiswi University of Washington Jurusan Bisnis Akuntansi ini.

Penutupan sejumlah tempat kerja seperti mall, restoran menyebabkan banyak orang kehilangan pekerjaan. Menyikapi hal tersebut, kata Laras, Presiden Donald Trump telah mengeluarkan kebijakan memberikan tunjangan kepada warga AS dan orang yang legal (resmi) sebesar US$1200 per orang, atau setara dengan Rp19 Juta untuk bulan April. Sedangkan untuk bulan Mei masih belum pasti apakah akan diberikan.

“April sudah pasti dapat, untuk bulan Mei masih dibicarakan, belum positif. Hanya untuk rakyat Amrik dan orang yang legal,” imbuhnya.

Terhadap pemberian tunjangan tersebut, dara Betawi kelahiran Tangerang Banten yang dibesarkan di Malang, Jawa Timur ini mengatakan menyambut positif. Karena banyak yang kehilangan pekerjaannya.

“Positive. Soalnya banyak orang yang kehilangan kerjaannya gara-gara virus ini. Temen saya beberapa orang ada yang diliburkan dari kerjaannya, jadi mereka butuh $$$ (Dollar). Mereka yang bekerja di mall atau di restaurant harus libur,” jelasnya.

Laras yang akan berulang tahun Ke-23 pada 23 Juni nanti mengungkapkan sudah bermukim di negeri Paman Sam, Kota Seattle, Washington, bersama keluarganya sejak 2012, juga mengaku mendapatkan tunjangan tersebut. (DK.Com)

Penulis : LVL/Septeni MD

Editor   : Lukman

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.