HUT Ke-123 Kota Balikpapan, Ketua DPRD Sebut Hasil Perjuangan Pendahulu

Rizal : Harus Kita Banggakan

DETAKKaltim.Com, BALIKPAPAN : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka menyambut hari jadi Ke-123 Kota Balikpapan di Aula Pemerintah Kota Balikpapan, Jum’at (7/2/2020).

Rapat Paripurna DPRD Kota Balikpapan dalam rangka HUT Ke-123 Kota Balikpapan. (foto : Roni)

Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh memimpin dan membuka langsung Rapat Paripurna Istimewa didampingi  3 Wakil Ketua dan Sekretaris DPRD, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan Rizal Efendy-Rahmad Mas’ud.

Dalam sambutannya, Abdullah menyampaikan apa yang dicapai saat ini melalui perjalanan panjang dalam membangun Kota Balikpapan.

“Hasil yang kita semua rasakan sampai saat ini bermula dari hasil perjuangan para pendahulu kita yang tanpa pamrih,” kata Abdulloh.

Semua ini, kata dia lebih lanjut, tanpa dukungan semua pihak meskipun program pembangunan direncanakan pemerintah tidak akan berjalan dengan baik. Momentum hari jadi Kota Balikpapan sepatutnya  dapat menginspirasi dan memotivasi seluruh masyarakat Balikpapan, untuk mengisi setiap detik dengan karya nyata dan prestasi meraih cita-cita dan harapan bersama untuk masa depan Balikpapan yang lebih baik.

Peringatan hari ulang tahun Kota Balikpapan mengusung tema Balikpapan Nyaman Penyangga Ibu Kota Negara.

“Tentunya dharapkan kepada seluruh masyarakat Balikpapan untuk betul-betul menjadi individu dan kelompok yang berkompeten,” kata Abdullah.

Walikota Balikpapan Rizal Efendy menyampaikan pula dalam sambutannya bahwa, pada ulang tahun Ke-123 Kota Balikpapan dengan tema yang mengandung makna keaneka ragaman suku bangsa dan adat budaya, dimana masyarakat Balikpapan tetap mampu menjaga kedinamisan serta keharmonisan hingga menciptakan perasaan nyaman berada di Kota Balikpapan.

Di sisi lain Rizal mengingatkan kembali sejarah tentang terbentuknya Balikpapan, pada tanggal 1 Desember 1984 dimana pada waktu itu masa kepemimpinan Kol TNI AD Sarifudin Yoes, dilaksanakan seminar sejarah Kota Balikpapan. Bersama para pemangku kepentingan sepakat untuk menetapkan bahwa tanggal 10 Februari 1897 yang bertepatan dengan dimulainya pengeboran minyak pertama Sumur Mathilda oleh perusahaan JH Menten dan Firma Samuel & Co sebagai hari jadi Kota Balikpapan.

“Tanggal inilah yang diperingati setiap tahunnya Kota Balikpapan. Sebagai penanda peristiwa bersejarah tersebut dibangun monumen atau Tugu Mathilda yang terletak di kawasan Jalan Yos Soedarso, dimana Sumur Minyak ini miliki kedalaman 222 meter dengan produksi awal sebanyak 184 barel, akumulatif total produksinya adalah 68.375.000 barel,” kata Rizal.

Sampai ditutup pada tahun 1903, Sumur Minyak Mathilda ini merupakan bukti arti faktual eksplorasi minyak bumi pertama di Indonesia.

“Itulah bagian dari rangkaian sejarah Balikpapan yang harus kita banggakan sebagai masyarakat Balikpapan,” tandas Rizal. (DK.Com)

Penulis : Roni S

Editor   : Lukman

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.