BREAKING NEWS! Perahu Terbalik, Seorang Nelayan Tarakan Hilang Terseret Arus Laut

Naharullah, berkostum Fly Emirates saat diselamatkan di tengah laut. (foto : 1st)

DETAKKaltim.Com, TARAKAN : Nampaknya kecelakaan air betul-betul menjadi momok di bulan penghujung tahun 2019 ini bagi warga Kaltim dan Kaltara, menyusul dilaporkannya lagi seorang nelayan tenggelam di laut kawasan Perairan Pulau Cermin, Bulungan, Kalimantan Utara, Sabtu (28/12/2019).

Masih segar dalam ingatan beberapa hari lalu seorang murid SD di Loa Kulu Kutai Kartanegara tenggelam saat bermain di pinggir Sungai Mahakam, ditemukan jasadnya 3 hari kemudian. Sebelumnya, seorang tukang Perahu Ces juga dikabarkan tenggelam di kawasan Harapan Baru, Samarinda, yang belum ditemukan jasadnya hingga saat in.

Berdasarkan laporan yang diterima Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kelas A Balikpapan, Kaltim-Kaltara Gusti Anwar Mulyadi melalui Kasie Ops dan Siaga Octavianto, dari Sertu Sukriyadi Babinsa Mamburungan Tarakan Timur dan Masna, Ketua RT 13 Mamburungan, Tarakan Timur, diketahui kejadian naas yang menimpa Azis (35) warga RT 13, Mamburungan, Tarakan Timur terjadi pada hari Jum’at (27/12/2019) sekitar Pukul 09:00 Wita.

“Melaporkan kondisi membayakan manusia. Nelayan hanyut dan hilang di laut saat menarik Pukat,” kata Octavianto melansir informasi yang diterimanya hari ini, Pukul 06:14 Wita.

Kronologis kejadian tersebut diceritakan bermula pada Pukul  06:00 wita, Jum’at (27/12/2019) korban dan anaknya melaut guna memukat ikan di sekitar perairan Pulau Cermin menggunakan perahu berbahan fiber.

Sekitar Pukul 09:00 Wita Pukat tersangkut, korban dan anaknya mencoba menarik yang mengakibatkan perahu terbalik. Pada saat perahu terbalik, Naharullah (15) anak korban, berhasil menyelamatkan diri berada di atas kapal yang terbalik. Sementara ayahnya hanyut dan hilang.

Pada Pukul 14:00 Wita Naharullah ditemukan dan diselamatkan oleh nelayan dari Berau yang sedang melintas.

“Hingga laporan ini dibuat korban masih dalam pencarian oleh pihak keluarga,” jelas Octavianto.

Menyusul diterimanya laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Tarakan berkoordinasi dengan Satpolair Polres Tarakan dan mempersiapkan peralatan SAR Air untuk melaksanalan Operasi SAR. (DK.Com)

Penulis : LVL

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.