Terbukti Kuasai Sabu, Terdakwa Terima Dihukum 6 Tahun Penjara

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Setelah dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yudhi Satrio Nugroho SH dari Kejaksaan Negeri Samarinda selama 9 tahun akibat menyimpan Narkoba jenis Sabu, terdakwa Syaiful Anwar Bin Hamidin akhirnya dijatuhi hukuman penjara selama 6 tahun denda sebesar Rp 800 Juta Subsidair 4 bulan Penjara, Senin (9/12/2019) sore.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Samarinda yang dipimpin Ketua Achmad Rasyid Purba SH MHum dengan Anggota Hakim Maskur SH dan Ir Abdurrahman Karim SH, dalam amar putusannya menyebutkan, terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan memiliki, menyimpan narkotika Golongan I bukan tanaman, sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dalam dakwaan alternatif Kedua.

“Menjatuhkan pidana terhadap diri terdakwa Syaiful Anwar Bin Hamidin dengan pidana penjara selama 6 tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan, dengan perintah terdakwa tetap ditahan dan denda sebesar Rp800 Juta Subsidair 4 bulan penjara,” sebut Ketua Majelis Hakim.

Selanjutnya, menyatakan barang bukti berupa 1 poket Sabu seberat 0,16 Gram/Brutto atau 0,07 Gram/Netto dirampas untuk dimusnahka.

Kasus ini bermula saat terdakwa Syaiful Anwar Bin Hamidin ditangkap, Jumat (29/3/2019) sekitar Pukul 12:00 Wita di Pasar Kedondong, di pinggir jalan di Jalan Ulin, Kelurahan Karang Asam Ilir, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda.

Atas putusan tersebut, terdakwa dengan nomor perkara 1063/Pid.Sus/2019/PN Smr yang didampingi Penasehat Hukum (PH) dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kalimaya masing-masing Nurjaninah SH, Rosi SH, Helen SH, dan Tere SH menyatakan menerima setelah melakukan konsultasi.

“Terima,” kata terdakwa singkat menjawab pertanyaan Ketua Majelis Hakim

Jawaban yang sama juga disampaikan JPU, yaitu terima. (DK.Com)

Penulis : Lukman

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.