Laksanakan Hasil Ratas dengan Presiden, AFI Bongkar Kebun Binatang

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak (AFI) kembali mengunjungi jalur jalan tol seksi IV, Palaran – Samarinda, khususnya di lokasi yang masih mendapat kendala pengerjaan akibat adanya kebun binatang yang dikelola warga, Selasa (28/3/2017) sore.

Kedatangan orang nomor 1 di Kaltim ke tempat tersebut yang diketahui milik pengusaha Heri Susanto yang akrab disapa Abun ditemani sejumlah pejabat, di antaranya Kapolresta Samarinda Kombes Pol Reza Arief Dewanto, Kasrem 091/ASN Kolonel Arh Rikas Hidayatullah, dan sejumlah Kepala SKPD termasuk dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Sebuah bangunan mess di lokasi Kebun Binatang milik Abun yang terletak persis di jalur jalan tol terpaksa harus dibongkar. (foto:LVL)

Kepada sejumlah awak media, Awang mengatakan, rencananya hari Kamis (30/3/2017) tim dari Kementerian akan turun mengecek pembangunan jalan tol tersebut.

Beberapa hari sebelumnya, Awang telah mengikuti rapat terbatas (Ratas) dengan Presiden Joko Widodo membicarakan salah satu program strategis nasional pembangunan jalan tol di seluruh Indonesia, termasuk yang ada di Kaltim.

“Saya tidak ingin ada lagi yang tersisa yang menggangu pembangunan jalan tol,” sebut Awang.

Namun fakta di lapangan, sebagaimana yang dijelaskan Taufik M, Deputi Project Manager (DPM) Wijaya Karya yang mengerjakan pembangun jalan tol tersebut kepada Gubernur Kaltim, masih ditemukan adanya hambatan di run way (jalur tol) berupa kandang kebun binatang sehingga harus segera dibongkar.

Diketahui pembangunan Kebun Binatang tersebut, sebagaimana laporan Wali Kota Samarinda yang disampaikan Awang, belum mengantongi sejumlah izin seperti Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sehingga harus segera dibongkar, sedangkan binatang yang ada di dalamnya harus direlokasi.

Dua ekor Beruang Madu dan satu ekor Kera Wak Wak yang menghuni Kebun Binatang milik Abun ini dipastikan telah direlokasi dengan baik BKSDA sebelum kandangnya dibongkar. (foto:LVL)

“Hari ini kita hanya menggusur kandang yang terkena jalan tol, sementara penyelamatan binatang-binatangnya menjadi tanggung jawab BKSDA,” jelas Awang.

Berita terkait : Pembangunan Jalan Tol Samarinda-Balikpapan Terhalang Kebun Binatang

Dari penjelasan pihak BKSDA yang diwakili Suyadi, paling tidak ada 11 ekor binatang yang ada di tempat tersebut dari berbagai jenis, di antaranya Macan Dahan, Beruang Madu, Landak, Orang Utan, dan Kera Wak Wak yang dievakuasi ke kandang yang tidak terkena jalur jalan tol.

“Tetap kita punya komitmen, menyelamatkan satwa-satwa. Tidak boleh ada yang mati seekorpun,” tegas Awang.

Namun rencana pembongkaran kandang tersebut urung dilaksanakan, karena pihak PT Golden Prima Samarinda yang menjadi pengelola, menyanggupi untuk melakukan pembongkaran sendiri. Mereka hanya meminta waktu sekitar satu bulan untuk menyelesaikannya. Dan permintaan itu disetujui Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak. (LVL)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.