Pertumbuhan Ekonomi Kaltim 2017, Optimis Walau Kecil

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Jelang akhir tahun 2016 Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalimantan Timur menyelenggarakan pertemuan tahunan di Lantai IV Bank Indonesia Jln Gajah Mada Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (15/12/2016) pagi.

Kepada sejumlah wartawan, Kepala Perwakilan BI Kaltim Muhammad Nur mengatakan untuk tahun 2017 pembangunan di Kaltim ada optimis namun tidak terlalu tinggi. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi fiskal dan dana bagi hasil dari pusat.

“Ada optimis tapi belum terlalu tinggi, tapi kita lebih optimis,” sebutnya.

Membaiknya harga batu bara secara perlahan hingga menyentuh angka US$102/ton hari ini, menurutnya, jika bisa bertahan satu tahun di angka itu sudah cukup bagus buat Kaltim. Karena penerimaan Kaltim bisa lebih besar sehingga sangat berpengaruh di dalam APBD Kaltim.

“Kalau batu baranya (harga) makin bagus berarti bagi hasilnya yang diterima oleh Kaltim makin tinggi, kalau makin tinggi maka otomatis APBDnya makin besar. Kalau APBDnya makin besar maka kemampuannya melakukan pembangunan infrastruktur makin besar,” jelas M Nur menjawab pertanyaan wartawan tentang pengaruh harga batu bara buat pembangunan ekonomi Kaltim.

Naiknya harga dan meningkatnya permintaan dari Tiongkok menjadi sinyal baik untuk perekonomian Kaltim tahun 2017, karena hal itu akan membuat batubara kembali menggeliat sehingga memicu meningkatnya pengembalian NPL (Non Performing Loan) atau kredit bermasalah yang mencapai angka 30 persen dalam 2 tahun terakhir, padahal rasion NPL maksimum 5 persen.

Namun disebutkan Muhammad Nur, perbaikan NPL itu baru bisa terlihat 3 bulan ke depan. (LVL)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.