Punggawa PBFC Tak Takut Evan Dimas

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Laga besar antara PBFC kontra Bhayangkara Surabaya United bisa dikatakan sebagai duel dua tim terluka. Baik PBFC atau pun BSU sama-sama kalah dilaga sebelumnya. Oleh karenanya laga ini akan menjadi laga pelampiasan kedua tim untuk kembali ke jalur positif.

Borneo FC boleh jumawa karena laga akan dimainkan di kandang mereka Stadion Segiri. Tapi BSU juga punya alasan untuk tetap optimis menatap tiga poin. Adalah gelandang andalan mereka, Evan Dimas sudah kembali ke tim dan siap memberi kontribusi maksimalnya usai menimba ilmu di Spanyol.

Namun rupanya kehadiran Evan Dimas tidak cukup untuk membuat armada Dragan Djukanovic ciut. Kapten tim Ponaryo Astaman misalnya. Ia menegaskan Evan Dimas tak akan memberi pengaruh seratus persen pada hasil laga.

“Saya akui Evan Dimas memiliki skill yang luar biasa. Tapi Sepak Bola bukanlah permainan individu, Sepak Bola adalah permainan kolektif. Jadi kami tidak takut,” tegas Popon.

Popon malah mewaspadai semangat tim asuhan Ibnu Grahan tersebut lantaran sangat ingin meraup tiga poin usai menderita dua kekalahan.

“Mereka (BSU, red) kebanyakan pemain muda. Kita tahulah pemain muda ini sangat menggebu-gebu jadi tentu sangat diwaspadai. Terutama karena mereka baru saja kalah dari Sriwijaya,” lanjutnya.

Senada dengan Ponaryo, pelatih BSU Ibnu Grahan juga mengaku hadirnya Dimas tidak bisa dijadikan jaminan timnya bakal menang. Itu dilandaskan karena Sepak Bola adalah olah raga 11 lawan 11.

Baca juga : PBFC Baru Bikin 3 Gol Dari 4 Laga

“Sepak Bola itukan pertandingan kolektif, jadi semua tergantung semua pemain. Lagi pula Evan belum bisa mengeluarkan 100 persen kemampuannya karena baru datang. Kemarin saat lawan Sriwijaya, dia baru 50 persen,” kata Ibnu. (Ahmad)

 

 

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.