Sempat Tegang, Sofyan Hasdam Terpilih Jadi Ketua KKSS

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Hari kedua Musyawarah Wilayah VII Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) yang digelar di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Sabtu (27/2/2016) baru saja berakhir beberapa saat lalu, dan hasilnya Dokter H Andi Sofyan Hasdam terpilih menjadi Ketua menggantikan H Alimuddin.

Pemilihan Ketua baru KKSS terpaksa dilakukan dengan sistem voting setelah musyawarah mufakat tidak tercapai, dari 40 suara yang diperebutkan, H Andi Sofyan Hasdam meraih dukungan 24 suara. Sedangkan H Alimuddin sebagai calon petahana memperoleh 15 suara, sementara 1 suara tidak memilih.

Awalnya perebutan tahta tertinggi di KKSS Kaltim untuk masa bhakti 2016-2021 muncul 3 nama yang disebut para pemilik suara dalam pandangan umum, meski semuanya menerima laporan pertanggungjawaban H Alimuddin sebagai ketua periode lalu tanpa catatan. Namun beberapa yang mengusulkan nama Masjaya untuk dicalonkan menjadi Ketua KKSS. Kemudian nama H Andi Sofyan Hasdam juga mencuat selain nama H Alimuddin sendiri.

Belakangan, Masjaya menyatakan tidak bersedia dicalonkan menjadi Ketua KKSS dengan pertimbangan saat ini sudah mendapat kepercayaan sebagai Ketua Kerukunan Keluarga Mandar, dan dia sangat menghargai aspirasi masyarakat Mandar tersebut terhadap dirinya. Sehingga mundurnya Masjaya praktis tinggal 2 kandidat yang akan bertarung.

ketegangan-muswil-KKSS
Pendukung H Andi Sofyan Hasdam berkumpul di depan meja sidang. (foto:LVL)

Ketegangan muncul ketika memasuki tahapan penjaringan bakal calon Ketua, kubu  H Andi Sofyan Hasdam yang berhasil meraih dukungan 23 suara mengklaim telah memenangkan pertarungan itu sehingga tidak perlu lagi dilaksanakan proses selanjutnya. Hal ini didasarkan pada tata tertib yang disepakati bahwa jika dalam proses pemilihan seorang kandidat telah meraih dukungan suara 50% + 1, maka secara otomatis terpilih menjadi Ketua.

Namun hal ini bisa dimentahkan pimpinan sidang dengan alasan belum memasuki tahapan pemilihan. Dan ini menjadi angin segar buat kubu pendukung H Alimuddin.

Ketegangan kian meningkat manakala memasuki tahapan sistem pemilihan, kedua kubu kembali berbeda pandangan. Kubu H Andi Sofyan Hasdam lebih menghendaki pemilihan secara terbuka, sedangkan kubu H Alimuddin menghendaki sistem pemilihan tertutup.

Setelah tidak menemukan kata sepakat, pimpinan sidang  kembali memutuskan voting untuk menentukan sistem pemilihan terbuka atau tertutup. Dan hasilnya sudah bisa diprediksi, kubu H Andi Sofyan Hasdam kembali menang.

Akhirnya pemilihan Ketua KKSS dilakukan secara terbuka, dan hasilnya sekali lagi seperti yang telah diprediksi H Andi Sofyan Hasdam meraih dukungan suara terbanyak. Bahkan yang tadinya dalam penentuan sistem pemilihan hanya memperoleh 23 suara bertambah menjadi 24 suara dalam pemilihan akhir. Sedangkan H Alimuddin yang tadinya mendapat 17 suara berkurang menjadi 15 suara. (LVL)

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!