Asik, Nonton PGK Boleh Bawa Perkusi

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Setelah sempat memicu reaksi suporter yang berbasis di 3 kota yakni Samarinda, Tenggarong, dan Balikpapan, akhirnya pelarangan membawa perkusi ke dalam stadion dicabut oleh pihak berwenang. Dengan demikian bisa dipastikan 4 venue pertandingan akan riuh oleh genderang drum dan perkusi serta nyanyian para suporter.

Ditengarai sosok yang berjasa mencabut pelarangan tersebut adalah Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak. Setelah sebelumnya mendengar keluhan perwakilan suporter, Awang merekomendasikan kepada Polda Kaltim untuk mengkaji aturan tersebut. Walhasil titah sang Gubernur langsung ditindak oleh jajaran Polda dan berujung pada pencabutan larangan tersebut.

“Perkusi boleh masuk ke stadion. Saya sudah koordinasi dengan Polda. Di piala dunia suporter boleh kok bawa alat musik. Masa di turnamen Piala Gubernur tidak boleh,” kata Awang, Selasa (24/2/2016) beberapa saat setelah meninjau kesiapan Stadion Utama Palaran.

Awang rupanya paham betul bagaimana kehampaan stadion tanpa alat perkusi.

“Ya jadi sepi kalau tidak ada perkusi,” lanjutnya.

Selain itu, pelarangan membawa perkusi bisa jadi akan membunuh marwah pertandingan cetusan Gubernur Kaltim tersebut. Bukan rahasia lagi jika Pusamania, Mitman, atau pun Balistik tergolong kelompok yang sangat militan saat klub kesayangannya berlaga di kandang.

Sebelumnya, pihak Kepolisian melarang suporter untuk membawa alat perkusi saat menonton pertadingan, dengan alasan demi keamanan. (Ahmad)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!