Optimistis BSB Operasi 2017

SAMARINDA – Kabar miring tentang amblesnya landasan pacu Bandara Samarinda Baru (BSB) sekitar satu meter, ternyata tidak benar. Landasan pacu BSB sepanjang 2.250 meter dengan lebar 45 meter itu hanya sebagian lintasan ditinggikan sehingga tampak seperti bukit.

Hal tersebut dibuktikan langsung Komisi III DPRD Kaltim yang membidangi pembangunan dengan meninjau langsung lokasi, sekaligus menjawab keresahan masyarakat maupun publik belum lama ini.

“Dalam rangka mengevaluasi hasil kerja Dinas Perhubungan Kaltim selaku mitra kerja Komisi III DPRD Kaltim, kami memantau sampai sejauh mana progres BSB. Informasi amblesnya landasan pacu BSB tidak benar,” tegas anggota Komisi III DPRD Katim, Sapto Setyo Pramono.

Sapto mengungkapkan seusai melakukan peninjauan belum lama ini, penurunan tanah pada landasan pacu itu adalah proses teknis pengerjaan yang memang tidak membutuhkan peralatan dari luar negeri. Yakni, melalui proses pemampatan tanah dengan memberikan preloading atau pembebanan awal dibantu dengan atau drainase vertikal.

Dimana proses drainase vertikal atau tabung yang ditancap adalah proses untuk mengeluarkan air dari dalam lapisan tanah. Tanah yang mengandung air dikhawatirkan dapat mempengaruhi ketebalan serta kekuatan tanah. Sebab itu, penurunan harus dipercepat agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan ketika BSB telah beroperasi.

“Rupanya, melihat progress ke depan sampai bulan Januari akhir sudah mencapai kurang lebih 50 persen. Kami berharap secepatnya, akhir tahun 2016 atau awal tahun 2017 BSB bisa operasional,” kata politikus Partai Golkar ini.

Adapun keberadaan bandara mendapat dukungan dari semua pihak, terutama masyarakat.
Kehadiran BSB akan berdampak sangat besar bagi pembangunan Kota Samarinda sebagai pintu gerbang utama percepat perekonomian sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim 2009-2018.

Dengan tujuan peningkatan konektivitas antarwilayah yang merupakan bagian dari program Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

“Komisi III DPRD Kaltim telah meninjau langsung ke lapangan. Insya Allah, kami sangat optimis bandara dapat selesai awal tahun 2017. Semoga faktor cuaca dapat mendukung proses percepatan penyelesaian pembangunan bandara ini,” imbuh Sapto. (hms6)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.