Hindari Limbah, Komisi II Usulkan Pasar Rawa Indah Miliki IPAL

Komisi II DPRD Bontang dalam RDP dengan Diskop UKMP. (foto : 1st)

Rustam : Harus Sama-Sama Dijaga

DETAKKaltim.Com, BONTANG : Limbah pasar perlu menjadi perhatian utama para pengelola pasar yakni UPT Pasar yang ada di bawah naungan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Diskop-UKMP) Bontang, demikian disampaikan Ketua Komisi II DPRD Bontang Rustam saat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin (10/2/2020)

Pasalnya, kata Rustam lebih lanjut, jangan sampai bangunan pasar sudah bagus, tapi pembuangan limbahnya masih tidak sesuai standar. Hal itu hanya akan menimbulkan keresahan warga sekitar pasar yang terkena langsung dampak limbah.

Rustam mengharapkan para pedagang ayam memotong ayamnya di Rumah Pemotongan Hewan (RPH). Hal itu penting untuk dilaksanakan. Selain itu, Pasar Rawa Indah harus memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang bagus.

“Percuma kalau system pembakaran, IPAL-nya jelek, pembuangan tidak bagus, maka untuk apa bangunan pasar sebagus itu,” cecar Rustam.

Oleh karenanya, ia meminta Pemerintah Kota Bontang jangan hanya bisa melakukan pembangunan. Tetapi juga harus komitmen untuk merawat dan memelihara bangunannya. Termasuk para pedagang yang juga harus menjaga kebersihan lingkungan pasar. Mengingat Pasar Rawa Indah sudah termasuk pasar modern.

“Harus sama-sama dijaga apa yang sudah dibangun, agar nyaman untuk digunakan, dan bangunan terpelihara dengan baik, termasuk lingkungannya,” tutupnya. (DK.Com)

Penulis : Cinhue

Editor   : Lukman

 

0 Comments

    Leave a Comment

    Login

    Welcome! Login in to your account

    Remember me Lost your password?

    Lost Password