Menguak Misteri Kematian Anak Balita Ditemukan Tanpa Kepala

Dokter Kristina didampingi Wakapolresta dan Kasat Reskrim dalam jumpa pers. (foto : Gladis)

Dokter Forensik : Tidak Ada Terjadi Patahan

DETAKKaltim. Com, SAMARINDA : Petugas Kepolisian Polresta Samarinda akhirnya menghadirkan Dokter Forensik Rumah Sakit Umum Abdul Wahab Sjahranie (RSU AWS) Samarinda ke Polresta Samarinda, Kamis (23/1/2020).

Kehadiran Dokter (dr) Kristina Uli Gultom untuk membeberkan hasil visum yang dilakukan terhadap korban Ahmad Yusuf Gajali, anak Balita yang ditemukan jasadnya tanpa kepala pada Desember lalu setelah hilang berhari-hari.

Di depan awak media dr Kristina menjelaskan, ia sudah memeriksa secara menyeluruh dari tulang leher sampai ke ruas- ruas tulang lainnya. Ia menyebutkan bagian leher atas tersambung dengan tulang kepala melalui sebuah engsel atau persendian, pada pemeriksaan itu ia tidak menemukan luka atau tanda-tanda kekerasan.

“Saat dilakukan visum luar, kita tidak menemukan adanya patah tulang ataupun bekas tulang yang dipatahkan. Saya lihat masih utuh, saat diperiksa bagian engsel tersebut sangat mulus dan licin, tidak ada terjadi patahan,” ujar dr Kristina saat disinggung terkait kenapa kepala balita itu bisa lepas dari tubuhnya.

Kristina juga menjelaskan secara teori, terkait bagian organ tubuh dalam yang hilang, sementara kaos korban yang digunakan masih utuh, menurutnya terjadi pembusukan dari dalam, tubuh korban kemungkinan terkena sinar matahari dan udara, sehingga proses pembusukan lebih cepat terjadi.

“Kondisi lingkungan, suhu kelembaban air, jika kondisi tubuh berada dalam air maka proses pembusukan akan memakan waktu lebih lama dibandingkan saat di permukaan, kemungkinan saat jenazah ke permukaan tubuhnya terkena sinar matahari dan udara sehingga proses pembusukan lebih cepat,” ujarnya.

Sementara itu Wakapolresta Samarinda menjelaskan, meski saat ini telah ditetapkan 2 orang tersangka, namun kasus tersebut belum ditutup dan masih terus dikembangkan,

“Apabila dari masyarakat memiliki informasi terkait kasus ini tolong disampaikan kepada kami sambil kita mencari fakta-fakta terbaru,” tutupnya. (DK.Com)

Penulis : Amin Gladis

Editor   : Lukman

 

0 Comments

    Leave a Comment

    Login

    Welcome! Login in to your account

    Remember me Lost your password?

    Lost Password