Dispar Kaltim Dorong Wisata Maritim Bontang Melalui Budidaya Ikan dan Lobster

Kadis Pariwisata Provinsi Kaltim Sri Wahyuni di lokasi budidaya ikan dan lobster nelayan Bontang binaan Pupuk Kaltim. (foto : Gladis)

Binaan PKT, Koperasi BEM Sukses Ekspor Ikan Kerapu

DETAKKaltim.Com, BONTANG : Budidaya ikan dan lobster yang dilakukan oleh nelayan Bontang Eta Maritim (BEM) beberapa bulan terakhir ramai dikunjungi wisatawan lokal nasional maupun mancanegara.

Salah satu daya tarik tempat yang berlokasi di perairan laut Tanjung Limau ini yakni wisatawan bisa melihat langsung berbagai macam lobster dan berbagai macam ikan, salah satunya yakni Ikan Kerapu.

Selain itu di tempat tersebut pengunjung bisa memberi makan dan berfoto dengan lobster maupun Ikan Kerapu hidup yang beratnya mencapai 30 Kilogram, tidak hanya itu pengunjung juga bisa melihat berbagai macam jenis ikan yang mungkin jarang dilihat atau bahkan belum pernah dilihat sebelumnya.

Pengelola Koperasi Bontang Eta Maritim Muhtar mengatakan, di lokasi tersebut terdapat 120 petak Keramba Jaring Apung yang menampung berbagai macam jenis ikan dan lobster, bahkan selama 3 tahun Koperasi Nelayan berdiri, pihaknya sudah 9 kali melakukan ekspor Ikan Kerapu, dengan jumlah ekspor minimal 2 ton dalam satu kali ekspor, harga Ikan Kerapu bervariasi mulai dari Rp200 per Kilogram hingga mencapai Rp350 per Kilogram.

“Di sini ada 120 petak, berbagai macam ikan dan lobster. Untuk bibitnya kami biasa ambil di laut, ada juga ambil di Bali, sudah sembilan kali kami ekspor. Untuk lobster belum dilakukan ekspor dikarenakan permintaan di dalam negeri cukup tinggi,” ujar Muhtar kepada DETAKKaltim.Com.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim Sri Wahyuni yang ikut menyaksikan langsung budidaya ikan dan lobster mengatakan, Bontang adalah salah satu daerah penghasil lobster, menurutnya, tempat itu bisa dijadikan atraksi wisata karena memiliki keunikan tersendiri.

“Tidak semua tempat memiliki lobster, kita ingin ada wisata edukasi, ternyata di tempat ini sudah ada wisata kuliner. Ke depannya kita akan dorong agar tempat ini bisa menjadi atraksi wisata baru, karena Bontang kaya akan wisata maritimnya,” ujar Sri Wahyuni, Senin (21/10/2019).

Lebih lanjut Mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kutai Kartanegara tersebut mengatakan, di tempat tersebut pengunjung bisa mendapatkan pengetahuan baru bagaimana proses membesarkan lobster dan memberi makan Ikan Kerapu.

“Ini yang akan kita tawarkan kepada para wisatawan,” jelasnya.

Hal menarik lain di tempat tersebut yakni terdapat Rumah Makan Terapung yang menyatu dengan ratusan petak Keramba Jaring, di tempat itu wisatawan bisa menikmati menu andalan Ikan Kerapu dan lobster bakar yang segar-segar, bahkan wisatawan bisa menangkap langsung ikan dan lobster dari dalam Keramba.

Budidaya ikan dan lobster oleh nelayan Bontang Eta Maritim (BEM) merupakan binaan Pupuk Kaltim (PKT). (Gladis)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password