Pisah Sambut Kajati Kaltim, Kasus Yang Belum Selesai Akan Dipelajari Termasuk Bansos

Dr.Charul Amin,SH,MH, Kajati Kaltim pengganti Ely Shahputra. (foto : LVL)

DETAKKaltim.Com, SAMARINDA : Pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kaltim dari Ely Shahputra ke Chaerul Amir berlangsung di Kejati Kaltim, Selasa (15/10/2019) sekitar Pukul 10:00 Wita.

Usai acara yang terkesan tertutup karena wartawan tidak diperbolehkan masuk, Chaerul mengatakan tidak tertutup, namun hanya untuk menjaga agar acara bisa berlangsung khidmat.

“Tidak ada hal-hal yang spesifik untuk itu, semata-mata bagaimana khidmat dari pada acara itu bisa berjalan dengan baik,” jelas Chaerul saat dikonfirmasi usai menunaikan ibadah Shalat Dhuhur di Kompleks Kejati.

Disinggung soal pekerjaan rumah (PR) yang ditinggalkan pendahulunya untuk dilanjutkan, ia mengatakan belum membicarakan soal perkara. Kalau masalah spesifik soal perkerjaan belum.

“Belum, ini baru mengantar Pak Ely ke tempat tugas yang baru,” jelasnya lagi.

Terkait kasus-kasus yang telah mencuat ke permukaan di masa kepemimpinan Ely Shahputra sebagai Kajati Kaltim, namun belum ada perkembangan hingga saat ini, seperti kasus KPU Mahakam Ulu dan aliran Dana Bansos sebesar Rp4,2 Miliar yang disebutkan terdakwa dalam persidangan mengalir ke oknum anggota dewan, dari Rp18 Miliar yang diterima 3 yayasan pendidikan di Kutai Barat, Chaerul mengatakan akan mempelajari dulu dan melakukan konsolidasi internal sebelum melakukan konsolidasi eksternal.

“Kita akan pelajari. Yang namanya pekerjaan, yang namanya tanggung jawab, itu tentu harus ada akhirnya, harus bisa diselesaikan. Seperti apa penyelesaiannya, tentu setelah kita pelajari dulu seperti apa anatomi dari pada kasus itu,” jelasnya.

Iapun mengatakan, akan melakukan koordinasi dengan penyidiknya dan melakukan diskusi dan ekspos bersama-sama untuk menentukan langkah selanjutnya. (LVL)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password